Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sayuran Naik, Harga Jual Petani Tetap Standar

amir-Amir KP • Senin, 14 Januari 2019 - 16:11 WIB
-
-

BALIKPAPAN  –   Kangkung merupakan jenis sayuran yang paling sering dijumpai di pasar tradisional. Bahkan kini, juga ada di supermarket. Selain gampang untuk di olah menjadi makanan, kangkung juga favorit di warung-warung makan.

 Ternyata di Balikpapan Tengah, ada lahan dengan satu hectare lebih yang fokus bercocok tanam sayur kangkung ini. Lahan tersebut digarap Kelompok Tani Bumi Subur. Ketuanya Tinah. Anggotanya berjumlah 27 orang. Lokasinya lahan di di Jalan Sumber Rejo II RT 40, Kelurahan Sumber Rejo .

 Tina mengakui sudah menekuni bertani kangkung ini selama 36 tahun. Namun baru memiliki kelompok tani secara resmi pada tahun 2009 lalu.

 “Untuk pertumbuhan kangkung sangat mudah sekali. Dalam waktu singkat bisa menghasilkan kangkung begitu banyak,” kata Ketua Tani Bumi Subur Tinah kepada Balikpapan Pos, Sabtu (12/1).

 Dalam melakukan pemupukan dirinya memberikan berbagai macam pupuk mulai dari pupuk kandang, pupuk kimia dan pupuk cair. Dan ketika kangkung sudah memasuki masa panen dirinya akan menjual ke berbagai market yang akan di pasarkan ke swalayan dan pasar tradisional.

 “Saat kangkung sudah panen, dirinya menjual memasarkan ke,” ucapnya.

 Untuk harga, per ikat dijual dengan harga rata-rata Rp 4.000. Walaupun harga sayur di pasaran naik, tetapi dirinya tetap menjual harga dengan standar tersebut.

 “Kami hanya menjual kangkung dengan harga standar, walaupun sayuran naik tetapi tidak berpengaruh dengan hasil panennya,” tuturnya. (may/rus)

Editor : amir-Amir KP