Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

IDI Usulkan Ada RS Darurat, PPKM Mikro di Balikpapan Dinilai Belum Berhasil

izak-Indra Zakaria • Kamis, 1 Juli 2021 - 17:26 WIB
Rambu wajib masker di Balikpapan.
Rambu wajib masker di Balikpapan.

BALIKPAPAN – Melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Balikpapan, membuat para tenaga kesehatan kembali kerepotan menangani. Terlebih puncak kasus ini belum dapat diketahui sampai kapan, mengingat gelombang dua pandemi juga baru saja terjadi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Balikpapan dr Drajat Witjaksono, mengatakan, saat rapat koordinasi bersama pemerintah kota beberapa waktu lalu, pihaknya langsung mengusulkan agar dapat dilakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Kota Minyak. Dirinya menilai, PPKM mikro yang saat ini diterapkan kurang berhasil.

Namun, jawaban pemerintah kota mengisyaratkan PSSB dapat mengganggu perekonomian, dan Pemkot kurang setuju dengan usulan tersebut. Dirinya memaklumi hal tersebut.

Tetapi ada satu keinginan, di mana pemerintah kota bisa membangun Rumah Sakit Darurat (RSD), yang sudah diwacanakan sejak lama. “Tapi kalau tidak bisa, saya ingin penunjukan salah satu RS khusus seperti di Jakarta,” terangnya, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, (29/6).

Seperti diketahui, daerah ibu kota Jakarta telah menunjuk tiga rumah sakit yang dikhususkan untuk perawatan pasien Covid-19. Yakni RSUD Fatmawati, RSUD Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso. Sedangkan ketika disinggung mengenai RS di Balikpapan yang masuk kategori RSD dr Drajat belum bisa menjawab hal tersebut.

“Harus dirapatkan oleh Pemkot, DKK, Persi, dan seluruh direktur rumah sakit,” ucapnya. (jo/ms/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Balikpapan