SAMARINDA–Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Samarinda tengah merampungkan data calon penerima bantuan. Rencananya, 39.559 orang yang masuk kategori miskin di Kota Tepian akan mendapat bantuan berupa uang Rp 300–400 ribu yang hanya dapat dibelanjakan pada program Elektronik Warung Kelompok Usaha Bersama (e-Warung KUBE).
Kepala Dissos-PM Samarinda Isfihani mengatakan, dalam penyaluran bantuan sosial, pihaknya mendapat data orang miskin berdasarkan pendataan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada 2021. Bahwa data itu merupakan yang paling terkini selain data lainnya semisal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kami masih proses verifikasi faktual DTKS. Sehingga, untuk percepatan harus memakai data yang sudah siap,” ucapnya, Selasa (25/10).
Dia menerangkan, sesuai arahan pemerintah pusat dalam hal penyaluran bantuan sosial (bansos) pengendalian inflasi, disarankan pemerintah daerah membuat dasar hukum berupa peraturan wali kota (perwali) atau surat keputusan (SK) wali kota. Hal itu sebagai dasar hukum dalam penyalurannya.
“Itu kami juga siapkan drafnya, bahkan data sasaran bansos by name by address (BNBA) juga sudah tersedia. Semoga tidak lama, sehingga akhir Oktober dana bisa disalurkan ke warga,” terangnya.
Dia menjelaskan, terkait penyaluran, pihaknya juga berkoordinasi dengan Bankaltimtara untuk menyiapkan e-money sebagai tempat penyaluran dana. Nantinya dana tersebut hanya bisa dibelanjakan di e-Warung KUBE yang tersebar pada 27 titik di Samarinda.
“Itu untuk menekan inflasi, agar duit yang diberikan dibelanjakan untuk kebutuhan bahan pokok penting (bapokting). Juga dalam rangka menggerakkan UMKM,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemkot Samarinda tengah menyiapkan program pengendalian inflasi. Anggaran yang dikelola mencapai Rp 35,7 miliar yang bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU) Rp 16,5 miliar serta Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp 19,2 miliar. Anggaran ini ditargetkan terserap hingga Desember mendatang. (dra/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria