Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Konflik Berkepanjangan Dengan Israel, Presiden Palestina Abbas Desak PBB Segera Akui Kemerdekaan Negaranya

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 23 September 2023 - 18:14 WIB
Presiden Abbas serukan PBB segera akui kemerdekaannya guna selesaikan konflik dengan Israel./United Nations (PBB)
Presiden Abbas serukan PBB segera akui kemerdekaannya guna selesaikan konflik dengan Israel./United Nations (PBB)

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyerukan agar masyarakat Internasional mencari solusi atas konflik berkepanjangan dengan Israel.

Presiden Abbas meminta kepada negara-negara di dunia untuk segera mengakui kedaulatan Palestina dan menjadikan negaranya sebagai anggota PBB secara penuh.

Seruan dari Presiden Palestina Abbas itu disampaikan dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum ke-78 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat pada Kamis (21/9).

Presiden Abbas mengatakan masyarakat Palestina saat ini masih berjuang mendapatkan kebebasan dan kemerdekaan.

Di dalam pidatonya, Presiden Abbas menilai Israel telah melakukan berbagai pelanggaran terhadap ratusan resolusi PBB.

"Pemerintahan sayap kanan Israel yang rasis terus melakukan serangan terhadap rakyat kami dan, melalui tentaranya dan para pemukim teroris rasis, terus mengintimidasi dan membunuh rakyat kami, menghancurkan rumah dan properti, mencuri uang dan sumber daya kami,” ujarnya dilansir gadebate.un.org pada Kamis (21/9).

Presiden Palestina itu juga mengingatkan transformasi konflik politik menjadi konflik agama mengingat Israel telah melakukan perusakan terhadap situs-situs suci umat Islam dan Kristen.

Palestina meminta komunitas internasional untuk melindungi situs-situs historis di Yerusalem terutama Masjid Al-Aqsa, Gereja Makam Suci dan Masjid Al-Ibrahimi di Al-Khalil di Hebron.

Pada Sidang Majelis Umum ke-78 PBB itu, Palestina mengajukan 15 Mei ditetapkan sebagai Hari Nakba Palestina.

Hal itu dilakukan untuk memperingati ratusan ribu warga Palestina yang terbunuh akibat pembantaian oleh 'geng Zionis' dan bagi mereka yang terpaksa mengungsi akibat terjadinya konflik.

Presiden Abbas berpesan dalam pidatonya bahwa pendudukan Israel terhadap Palestina tidak akan bertahan lama lagi dan akan segera berakhir. ***

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#Mancanegara