Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua DPRD Kobar Buka Suara soal Spanduk Kritik Viral: Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi

S
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin

Advertisement

KOTAWARINGIN BARAT, Prokal.co  – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, merespons spanduk berisi kritik terhadap kinerja DPRD yang terpasang di pagar kantor DPRD Kobar dan viral di media sosial. Ia menegaskan kritik tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja lembaga legislatif.

Menurut Mulyadin, masyarakat memiliki hak menyampaikan aspirasi melalui berbagai cara, termasuk pemasangan spanduk sebagai bentuk kritik terhadap kinerja wakil rakyat.

"Kritikan itu akan jadi bahan evaluasi kami dan kami menyambut baik, tidak masalah," ujarnya.

Advertisement

Meski menerima kritik tersebut, Mulyadin membantah anggapan bahwa DPRD Kobar tidak melakukan langkah apa pun dalam menyikapi persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya terkait pemadaman listrik bergilir dan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Ia menjelaskan, DPRD selama ini telah berulang kali melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi atas kedua persoalan tersebut.

Terkait pemadaman listrik bergilir, Mulyadin mengatakan DPRD melalui Komisi C maupun unsur pimpinan telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan PT PLN.

Advertisement

Terakhir, pada 27 Juli 2026, DPRD kembali mengundang manajemen UP3 PLN Pangkalan Bun untuk meminta penjelasan mengenai penyebab gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di Kotawaringin Barat.

"Kita sudah berulang kali menanyakan dan mendesak PLN agar pemadaman bergilir segera diakhiri, tetapi informasi yang kita dapatkan kerusakan bukan berada di Kobar. Kita beberapa kali sudah koordinasi dan absensinya juga ada," katanya.

Selain kelistrikan, DPRD Kobar juga mengaku terus berkoordinasi dengan Pertamina terkait kelangkaan BBM yang sempat dikeluhkan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima DPRD, stok BBM di wilayah Kotawaringin Barat sebenarnya dalam kondisi aman. Namun, Mulyadin mengakui masih terdapat sejumlah kendala distribusi di lapangan yang memerlukan penanganan bersama.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Spanduk Kritik Viral, DPRD Kobar Bantah Menghilang di Tengah Krisis BBM dan Listrik

Spanduk Kritik Viral, DPRD Kobar Bantah Menghilang di Tengah Krisis BBM dan Listrik

Rudi Imam Gunawan, menegaskan bahwa DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan dan tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang dikeluhkan masyarakat

Kartu Kobar Cerdas Diluncurkan, DPRD Nilai Mampu Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

Kartu Kobar Cerdas Diluncurkan, DPRD Nilai Mampu Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

Program tersebut mendapat apresiasi DPRD karena dinilai dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan dasar sekolah, mulai dari seragam hingga perlengkapan belajar.

DPRD Kobar dan Pemkab Sepakati 14 Ranperda Masuk Propemperda 2027

DPRD Kobar dan Pemkab Sepakati 14 Ranperda Masuk Propemperda 2027

DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyepakati 14 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang akan menjadi prioritas pembahasan tahun 2027

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer