Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua DPRD Kobar Minta Pengecer BBM Tak Naikkan Harga, RDP Digelar Cari Solusi Kelangkaan

S

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin

 

KOTAWARINGIN BARAT, Prokal.co – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, mengimbau para pengecer bahan bakar minyak (BBM) tidak memanfaatkan kelangkaan pasokan dengan menjual BBM di atas harga yang wajar.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih berlangsungnya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh BBM di wilayah Kotawaringin Barat.

Mulyadin menegaskan, kondisi yang sedang dihadapi masyarakat seharusnya menjadi momentum untuk saling membantu, bukan mencari keuntungan berlebihan dari keterbatasan pasokan.

"Kita mengimbau agar masyarakat tidak mencari kesempatan dalam kondisi kesulitan BBM saat ini. Termasuk para pengecer supaya menyesuaikan harga yang wajar dan tidak mengambil keuntungan lebih," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi tetap kondusif sembari menunggu distribusi BBM kembali normal.

Sebagai langkah mencari solusi, DPRD Kotawaringin Barat menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (3/8/2026) dengan melibatkan seluruh pihak yang berkaitan dengan distribusi BBM.

Rapat tersebut diharapkan mampu mengidentifikasi akar persoalan yang menyebabkan kelangkaan sekaligus merumuskan langkah konkret untuk memperbaiki distribusi dan menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Sejumlah pihak yang diundang dalam RDP meliputi perwakilan pengemudi ojek daring, organisasi masyarakat TBBR, Pertamina, seluruh pengelola SPBU di Kotawaringin Barat, serta Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Mulyadin berharap pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang dapat segera diterapkan sehingga distribusi BBM kembali lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Menurutnya, DPRD akan terus mengawal persoalan ini hingga ditemukan solusi yang efektif, baik dalam menjaga stabilitas pasokan maupun melindungi kepentingan masyarakat sebagai konsumen.

"DPRD berkomitmen mengawal persoalan ini sampai ada solusi yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memastikan distribusi BBM kembali normal," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi BBM dapat berjalan lebih merata selama proses penanganan berlangsung. (*/sla)

 

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ketua DPRD Kobar Buka Suara soal Spanduk Kritik Viral: Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi

Ketua DPRD Kobar Buka Suara soal Spanduk Kritik Viral: Aspirasi Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi

Menurut Mulyadin, masyarakat memiliki hak menyampaikan aspirasi melalui berbagai cara, termasuk pemasangan spanduk sebagai bentuk kritik terhadap kinerja wakil rakyat.

Spanduk Kritik Viral, DPRD Kobar Bantah Menghilang di Tengah Krisis BBM dan Listrik

Spanduk Kritik Viral, DPRD Kobar Bantah Menghilang di Tengah Krisis BBM dan Listrik

Rudi Imam Gunawan, menegaskan bahwa DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan dan tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang dikeluhkan masyarakat

Kartu Kobar Cerdas Diluncurkan, DPRD Nilai Mampu Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

Kartu Kobar Cerdas Diluncurkan, DPRD Nilai Mampu Ringankan Beban Pendidikan Keluarga Kurang Mampu

Program tersebut mendapat apresiasi DPRD karena dinilai dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan dasar sekolah, mulai dari seragam hingga perlengkapan belajar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer