Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arkanata Akram, Pernah Sandang Status Anggota DPR RI Termuda, Kini Lanjutkan Studi S-3 di Australia

F
LANJUTKAN PENDIDIKAN: Irianto Lambrie di apartemen yang disewa Arkanata Akram (kanan) di East Bank, Perth, Western Australia, Senin, 5 Januari 2026.
LANJUTKAN PENDIDIKAN: Irianto Lambrie di apartemen yang disewa Arkanata Akram (kanan) di East Bank, Perth, Western Australia, Senin, 5 Januari 2026.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Arkanata Akram, politikus muda Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai Selasa, 6 Januari 2026, akan melanjutkan pendidikanya di program PhD (S-3) Chemical Engineering, Energy and Mining Department, Curtin University, Perth-Western, Australia.


Advertisement

Curtin University merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Australia untuk bidang technology and engineering.

Khusus untuk chemical engineering dan mining termasuk salah satu yang terbaik di dunia.

Arkanata sebelumnya menyelesaikan pendidikan S-1 di teknik kimia (double degree Universitas Indonesia/UI dan University of Queensland/UQ, Brisbane, Australia pada 2016).

Advertisement

Kemudian melanjutkan S-2 (M Eng) juga di UQ pada 2017.

Irianto Lambrie, ayah Arkanata Akram, menceritakan proses perjalanan studi sang anak hingga melanjutkan pendidikan ke Australia.

Kata dia, pada November 2024, anak bungsunya dari tiga bersaudara itu, mengikuti seleksi program PhD secara internasional dan dinyatakan lulus pada Februari 2025.

Advertisement

Kemudian mengikuti seleksi untuk memperoleh beasiswa Australia Award (beasiswa dari Pemerintah Australia) pada April 2025, dan tes wawancara pada Juni 2025.

Dia dinyatakan lulus pada Juli 2025.

“Dari peserta yang mendaftar 7.500 orang, yang dinyatakan lulus S-2 ada 183 orang dan S-3 ada 36 orang,” kata Irianto, yang merupakan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Periode 2016-2021, itu.

Pemerintah Australia, kata dia, menanggung biaya pendidikan (paling lama lima tahun).

Termasuk, biaya hidup/living cost, sewa tempat tinggal, transportasi pulang pergi dari negara asal, biaya penelitian, kesehatan, dan lainnya.

Biaya pendidikan dan penelitian merupakan bagian paling besar.

Namun, perlu juga disiapkan dana cadangan sendiri, untuk keperluan darurat dan yang tidak direncanakan.

Arkanata Akram selama ini dikenal publik sebagai politikus muda lokal yang mampu menembus Senayan.

Dia terpilih sebagai anggota DPR RI saat masih berusia 24 tahun melalui daerah pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara).

Pria kelahiran Samarinda, 21 November 1995, itu kemudian tercatat sebagai anggota Fraksi Nasdem. (far)

Advertisement
Editor : Faroq Zamzami
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bongkar Sindikat Penggalian Kabel Optik Ilegal di Samarinda, Polisi Tetapkan Empat Tersangka

Bongkar Sindikat Penggalian Kabel Optik Ilegal di Samarinda, Polisi Tetapkan Empat Tersangka

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat melihat bekas galian yang ditambal seadanya oleh para terduga pencuri kabel.

Polisi Ringkus Puluhan Penggali Kabel 'Ilegal' Resahkan Warga Samarinda

Polisi Ringkus Puluhan Penggali Kabel 'Ilegal' Resahkan Warga Samarinda

Aktivitas diduga pencurian kebel bawah tanah dilakukan sejumlah orang pada malam hari

Target Prestasi Kaltim di PON Jadi Sorotan, Muslimin Tekankan Kesiapan Atlet dan Anggaran

Target Prestasi Kaltim di PON Jadi Sorotan, Muslimin Tekankan Kesiapan Atlet dan Anggaran

Target Prestasi Kaltim di PON Jadi Sorotan, Muslimin Tekankan Kesiapan Atlet dan Anggaran SAMARINDA – Ambisi meningkatkan prestasi olahraga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer