Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bekerja di Tengah Risiko, 4.000 Pemilah Sampah Jakarta Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

W
Penulis: Wawan❯
Sekitar 4.000 pemilah sampah di Jakarta telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Sekitar 4.000 pemilah sampah di Jakarta telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Advertisement

 

PROKAL.co, JAKARTA – Di balik wajah Jakarta yang bersih, ada ribuan pekerja yang setiap hari berjibaku dengan tumpukan sampah. Mereka memilah satu per satu material yang terkadang menyimpan risiko, mulai dari benda tajam hingga berbagai material berbahaya.

Para pemilah sampah tersebut tetap bekerja demi satu tujuan sederhana, yakni memenuhi kebutuhan keluarga di rumah.

Advertisement

Kini, perjuangan mereka mendapat perlindungan lebih kuat. Sekitar 4.000 pemilah sampah di Jakarta telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan mendapatkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, mengatakan perlindungan jaminan sosial merupakan bentuk kehadiran negara bagi seluruh pekerja, termasuk mereka yang menjalankan pekerjaan dengan risiko cukup tinggi seperti pemilah sampah.

“Para pemilah sampah setiap hari bekerja menghadapi berbagai risiko. Karena itu, mereka juga berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ketika risiko terjadi saat bekerja, ada perlindungan yang dapat memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya,” ujar Agung.

Advertisement

Menurut Agung, pekerjaan pemilah sampah memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan. Namun, di balik kontribusi tersebut, aspek keselamatan dan perlindungan pekerja tidak boleh diabaikan.

Perlindungan bagi ribuan pemilah sampah ini diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak yang turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Dedi Haryanto, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho serta Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Ujang Romli.

Agung menegaskan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak sekadar memberikan perlindungan ketika pekerja mengalami kecelakaan atau musibah. Lebih dari itu, jaminan sosial menjadi bagian dari upaya membangun rasa aman bagi pekerja dan keluarga yang menggantungkan hidup dari pekerjaan tersebut.

Sebab, bagi pemilah sampah, pekerjaan mereka bukan sekadar berhadapan dengan tumpukan sampah setiap hari. Di balik aktivitas tersebut terdapat keluarga yang harus dinafkahi dan masa depan yang harus diperjuangkan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Kota Balikpapan 2026

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Kota Balikpapan 2026

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para

BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Dorong Perlindungan dan Hunian Layak

BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Dorong Perlindungan dan Hunian Layak

BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia. Tidak hanya melalui pro

BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Dorong Pekerja Wujudkan Rumah Impian Melalui Program MLT

BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Dorong Pekerja Wujudkan Rumah Impian Melalui Program MLT

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Balikpapan terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui berbagai program dan manfaat yan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer