Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinkes Kukar Tambah Obat dan Bahan Medis, Cek Kesehatan Gratis Jadi Perhatian

E
Kepala Dinkes Kukar Ismi Mufiddah (Elmo/Prokal.co)
Kepala Dinkes Kukar Ismi Mufiddah (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kebutuhan obat di puskesmas Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi salah satu prioritas dalam APBD Perubahan 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar mengarahkan tambahan anggaran untuk memperkuat persediaan obat, alat kesehatan (alkes), dan bahan medis habis pakai (BMHP), termasuk untuk menunjang program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kepala Dinkes Kukar Ismi Mufidah mengatakan, penambahan tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan yang belum sepenuhnya tercukupi melalui anggaran murni 2026.

“Yang menjadi prioritas adalah penambahan obat. Ada sedikit alat kesehatan untuk puskesmas, kemudian BMHP untuk Cek Kesehatan Gratis. Kalau yang lain tidak ada,” ujar Ismi, Kamis (29/10/2026).

Advertisement

Pengadaan obat tidak dilakukan dengan membagi persediaan dalam jumlah yang sama ke seluruh puskesmas. Dinkes Kukar menyesuaikan distribusi berdasarkan laporan penggunaan obat dan kebutuhan pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan.

Setiap puskesmas melaporkan jumlah obat yang telah digunakan dan persediaan yang masih tersedia. Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menghitung kebutuhan pengadaan sekaligus menentukan distribusi berikutnya.

“Obat yang diberikan disesuaikan dengan laporan penggunaan. Kalau kunjungan pasiennya banyak, kebutuhan obatnya juga bisa lebih besar. Mengikuti kebutuhan masing-masing puskesmas,” jelasnya.

Advertisement

Jenis obat yang dibutuhkan mencakup obat untuk menangani keluhan umum, seperti demam, batuk, pilek, dan diare. Obat untuk pasien dengan keluhan sesak napas juga disediakan sesuai kebutuhan pelayanan medis.

Ismi menegaskan, pemberian obat kepada pasien tetap berdasarkan hasil pemeriksaan dan diagnosis tenaga kesehatan. Dengan begitu, penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Meski penambahan obat menjadi prioritas dalam APBD Perubahan 2026, Dinkes Kukar belum menyampaikan besaran anggaran yang dialokasikan khusus untuk pengadaan tersebut. Rincian pengadaan akan mengacu pada perencanaan dan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) setelah ditetapkan.

Penambahan persediaan obat, alat kesehatan, dan BMHP diharapkan dapat membantu puskesmas memenuhi kebutuhan pelayanan pasien serta mendukung pelaksanaan CKG di Kukar. (adv/moe)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Aji Ali Husni Pimpin Bapor KORPRI Kukar, Olahraga ASN Didorong Lebih Aktif

Aji Ali Husni Pimpin Bapor KORPRI Kukar, Olahraga ASN Didorong Lebih Aktif

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni dilantik pergantian antarwaktu sebagai Ketua Bapor KORPRI Kukar (Istimewa)

Cegah Kerusakan Berulang, DPRD Kukar Soroti Kualitas Pembangunan Turap

Cegah Kerusakan Berulang, DPRD Kukar Soroti Kualitas Pembangunan Turap

Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid (Istimewa)

Stok Pangan Kukar Surplus hingga Akhir Tahun, Warga Gagal Panen Tetap Dibantu

Stok Pangan Kukar Surplus hingga Akhir Tahun, Warga Gagal Panen Tetap Dibantu

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar Ananias (Istimewa)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer