Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Muda Papua Bertani dengan Drone, Mentan Amran Sebut Pertanian Modern di Merauke Sejajar Negara Maju

R
MODERN: Mentan Amran (dua kiri) saat melakukan tanam padi bersama petani di Kampung Waninggap Kai, Merauke, Papua Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026. ISTIMEWA
MODERN: Mentan Amran (dua kiri) saat melakukan tanam padi bersama petani di Kampung Waninggap Kai, Merauke, Papua Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026. ISTIMEWA

Advertisement

PROKAL.CO, MERAUKE – Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman, melihat langsung anak muda Papua mengoperasikan drone dan berbagai alat mesin pertanian (alsintan) modern. 

Ini menjadi bukti bahwa pertanian di Merauke, Papua Selatan, telah sejajar dengan praktik pertanian di negara-negara maju. 

Penguasaan teknologi oleh generasi muda Papua tersebut menjadi fondasi penting dalam percepatan swasembada pangan nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Advertisement

Saat melakukan tanam padi bersama petani di Kampung Waninggap Kai, Sabtu (4/7/2026), Mentan Amran mengaku bangga melihat generasi muda Merauke mampu menguasai teknologi pertanian yang selama ini identik digunakan di negara-negara maju.

"Kami bangga melihat operator yang merupakan putra daerah, Semangga. Inilah tujuan kita, transfer teknologi kepada putra-putri terbaik daerah ini," kata Mentan Amran.

Advertisement

Menurutnya, keberhasilan penguasaan teknologi tersebut membuktikan bahwa pertanian modern di Merauke kini telah sejajar dengan negara-negara maju.

"Tadi, yang menggunakan drone, ada Pak Celivius Gebze. Sudah beli mobil karena sudah bekerja sektor pertanian dan menggunakan teknologi," ujarnya.

"Artinya, teknologi yang digunakan Merauke, Papua Selatan itu sejajar dengan Jepang, yang digunakan di Amerika dan negara-negara lain,” sambungnya. 

Mentan Amran mengatakan mekanisasi menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian di Papua Selatan. 

Petani kini tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional karena seluruh tahapan budidaya mulai dari tanam hingga panen dilakukan menggunakan teknologi modern.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mentan Amran Batalkan Rapat di Jakarta, Terbang ke Alor, Pantau Program Pengentasan Kemiskinan

Mentan Amran Batalkan Rapat di Jakarta, Terbang ke Alor, Pantau Program Pengentasan Kemiskinan

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang ke Kabupaten Alor, NTT.

Produksi Beras Nasional Meningkat, BPS Proyeksikan Capai 28,71 Juta Ton

Produksi Beras Nasional Meningkat, BPS Proyeksikan Capai 28,71 Juta Ton

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional untuk konsumsi pangan masyarakat sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 28,71 juta ton.

Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Mainkan Harga Beras Fortifikasi, Dijual hingga Rp 42 Ribu Per Kilogram, Tak Sesuai Ketentuan

Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Mainkan Harga Beras Fortifikasi, Dijual hingga Rp 42 Ribu Per Kilogram, Tak Sesuai Ketentuan

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, membongkar dugaan praktik permainan harga beras fortifikasi yang dijual jauh di atas harga wajar meski tidak memenuhi standar mutu sesuai SNI.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer