Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemindahan Sekolah ke Samarinda Seberang, Aktivitas Belajar Siswa SMAN 10 Jadi Terganggu

Redaksi • 2025-09-14 11:15:00
Sistem belajar mengajar di SMAN 10 Samarinda disebut menurun imbas pemindahan sekolah dan mutasi sejumlah guru. (IST)
Sistem belajar mengajar di SMAN 10 Samarinda disebut menurun imbas pemindahan sekolah dan mutasi sejumlah guru. (IST)

 

SAMARINDA- Status Sekolah Garuda Transformasi yang disandang SMAN 10 Samarinda kini terancam. Dari 14 sekolah di Indonesia yang mendapat predikat prestisius ini, SMAN 10 justru menghadapi carut-marut akibat polemik internal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim serta perpindahan sekolah ke kawasan Melati, Samarinda Seberang.

Pergantian kepala sekolah setelah kunjungan Wakil Menteri Pendidikan dan Riset, Prof Stella Christie, serta mutasi 17 guru dinilai memperburuk kondisi. Meski ada 10 guru baru, orang tua murid mengaku banyak jam belajar kosong.

“Sejak pergantian kepala sekolah dan pemindahan siswa kelas satu, anak-anak ibarat ayam kehilangan induk. Banyak guru tidak masuk kelas, bahkan jam tambahan tidak ada lagi,” ujar salah satu orang tua murid. Ia menambahkan, kualitas belajar di Education Center Jalan KH Wahid Hasyim maupun di Samarinda Seberang sama-sama menurun.

“Kami menuntut anak kami mendapat pendidikan sesuai predikat Garuda Transformasi. Tapi kepala sekolah masih Plt, jadi kebijakan besar sulit diambil,” tegasnya.

Selain itu, fasilitas sekolah di lokasi baru juga dikeluhkan. “WC dan ruang kelas belum siap. Kenapa dipindah kalau belum layak? Seleksi masuk ketat, tapi kualitas belajar jauh dari harapan,” keluhnya.

Beberapa orang tua bahkan berencana memindahkan anaknya ke sekolah lain. “Banyak yang kecewa, karena tidak sesuai ekspektasi,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Plt Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made, menegaskan pihaknya tetap berupaya maksimal menjaga kualitas pendidikan. “Benar ada guru yang keluar, tapi ada juga guru baru. Fokus Sekolah Garuda Transformasi adalah pada STEM Education. Kebutuhan guru untuk mata pelajaran STEM sudah terpenuhi,” jelasnya.

“Kami terus mengevaluasi agar bisa memberikan pendidikan berkualitas. Kami yakin kualitas SMAN 10 tetap bisa ditingkatkan,” pungkasnya. (mrf/beb)


Made menambahkan, pihaknya rutin berkoordinasi dengan Disdikbud Kaltim untuk memenuhi standar pendidikan.

 

Editor : Indra Zakaria