Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

SEMENTARA NIHIL.. Balikpapan Dilanda Kabut Asap, Belum Ada Warga Alami ISPA

Wawan-Wawan Lastiawan • Sabtu, 14 September 2019 - 03:43 WIB
Kepala DKK Andi Sri Juliarti.
Kepala DKK Andi Sri Juliarti.

BALIKPAPAN - Kota Balikpapan diselimuti kabut asap sejak Senin (9/9) lalu hingga Jumat (13/9). Kondisi ini menjadi kekhawatiran warga akan infeksi saluran pernapasan. Namun ternyata belum ditemukan adanya laporan masyarakat yang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kehatan Kota (DKK) Balikpapan.

Kepala DKK Andi Sri Juliarti menjelaskan, berdasarkan pantauan DKK di seluruh puskesmas yang ada, pelayanan di setiap puskesmas tersebut belum mendapati masyarakat yang mengeluhkan infeksi hidung atau asma yang dikarenakan kabut asap saat ini.

"Kami memantau dari pelayanan seluruh puskesmas yang ada, tapi belum menemukan ada keluhan penyakit akibat kabut asap," ujarnya, Jumat (13/9). 

Sebelumnya DKK sempat menghawatirkan jika ada peningkatan jumlah keluhan penyakit ISPA akibat kabut asap ini. Pasalnya rata-rata puskesmas yang ada di Balikpapan selama bulan Agustus lalu telah menerima keluhan warga yang menderita ISPA.

"Kita khawatirkan ada peningkatan jumlah infeksi pada hidung atau asma. Namun sampai sekarang belum ada kita temukan penyakit tersebut," jelasnya.

Meski belum ada ditemukan laporan warga yang menderita ISPA akibat kabut asap yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini, DKK telah melakukan langkah pencegahan. Seperti menyiapkan masker yang dibagi ke masyarakat dan obat-obatan ISPA.

"Ipaya pencegahan telah kami lakukan, seperti menyediakan masker dibagikan ke masyaakat dan obat-obatan jika ada kasus ISPA akibat kabut asap," ujarnya.

Lanjut Andi Sri Juliarti, situasi kabut asap saat ini juga dinilainya telah berkurang. Kepekatan kabut asap hanya terjadi satu hari saja yakni pada Selasa (10/9) lalu. Sehingga dirinya berharap kepada masyarakat, tetap mengenakan masker saat berada diluar ruangan untuk rentan waktu pagi hingga siang hari, khususnya bagi pengendara roda dua.

"Kabut asap-kan terjadi sejak senin lalu. Situasi kabut asap saat ini belum menghawatirkan, tapi tetap menghimbau pada pagi hari terutama bagi pengendara roda dua tetap menggunakan masker," tutupnya. (pro/one) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan