Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

OTT KPK di Balikpapan Ternyata Amankan Tujuh Orang, Ada Uang dan Kendaraan Disita Petugas

izak-Indra Zakaria • 2019-05-04 12:26:04
Photo
Photo

BALIKPAPAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membawa orang-orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Balikpapan ke kantor KPK, Sabtu (4/5) pagi. Total, ada tujuh orang yang diterbangkan ke kantor yang terletak di DKI Jakarta itu.

Informasi yang dihimpun media ini, diketahui, ketujuh orang yang diamankan itu, yakni, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan berinisial Kyt, pegawai PN Balikpapan berinisial Rs dan satu orang Panitera PN Balikpapan, Fch.

Selain itu, ada juga dua orang pengacara, yaitu, Jsn dan Dnm serta satu orang sekuriti PN Balikpapan dan satu orang warga sipil berinisial Sdm.

Mereka diamankan lantaran diduga terlibat kasus suap untuk membebaskan terdakwa dalam kasus penipuan terkait dokumen tanah. Total, dalam OTT yang bekerja sama dengan Polda Kaltim ini, KPK menyita uang tunai Rp 100 juta. 

Sdm sendiri diketahui bertindak sebagai orang yang memberikan suap. Dia pun diamankan secara terpisah dengan keenam orang lainnya dalam kasus ini. Sdm diamankan di rumahnya di Balikpapan.

Usai diamankan, ketujuh orang tersebut digiring ke Mapolda Kaltim. Mereka menjalani pemeriksaan awal di kantor Ditreskrimum Polda Kaltim sejak Jumat (3/5) malam.

Setelah itu, pada Sabtu pagi, sekira pukul 06.25 Wita, mereka semua digelandang ke kantor KPK. Mereka berangkat melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sepinggan dengan pengawalan ketat oleh petugas KPK dan Polda Kaltim.

"Mereka menggunakan pesawat Garuda (nomor penerbangan) GA 561 dan 563," kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

Ditambakan Ade, dalam OTT ini,  KPK di-backup jajaran Ditreskrimum Polda Kaltim. Dia juga membenarkan, jika telah terjadi OTT di PN Balikpapan dan ada barang-barang yang disita oleh petugas berwajib.

"Mengamankan setidaknya tujuh orang. Serta mengamankan sejumlah uang dan kendaraan," jelasnya. (sur/pro/one)

Editor : izak-Indra Zakaria
#balikpapan