Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jalan di Kawasan Prapatan Amblas karena Longsor, Warga Berharap Bantuan Perbaikan

Wawan-Wawan Lastiawan • Kamis, 17 Januari 2019 - 02:03 WIB
Jalan amblas di kawasan Prapatan. Tepatnya dekat pagar ijo tembus ke kawasan Gunung Dubs Balikpapan.
Jalan amblas di kawasan Prapatan. Tepatnya dekat pagar ijo tembus ke kawasan Gunung Dubs Balikpapan.

BALIKPAPAN - Hujan deras yang terjadi Selasa (15/1) malam, mengakibatkan longsor di kawasan Jalan Seram, RT 38, Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota, dekat rumah yang jebol akibat longsor juga beberapa waktu lalu.

Pantauan Prokal.co (media online Kaltim Post Grup), longsor ini mengakibatkan pagar pembatas jalan roboh. Selain itu, jalan umum seluas 1x1 meter amblas. Bahkan, salah satu rumah warga di RT 38, Nomor 74, terkena dampak akibat longsor ini.

Ketua RT 38, Rahman mengatakan, longsor ini terjadi sekira pukul 19.30 Wita. "Ya, pas hujan deras disertai angin kencang tadi malam. Pagar langsung ambruk. Kemudian di jalan ini amblas. Dan tanahnya masuk ke rumah warga sini," katanya ditemui di lokasi longsor, Rabu (16/11) siang.

Namun, tambah dia, di jalan amblas ini, telah di pasang plat baja pada saat itu juga. Hal ini dilakukan agar kendaraan tetap bisa melintasi jalan tersebut. "Tapi ini sifatnya hanya sementara. Karena kan enggak bisa pakai ini terus, harus ada perbaikan," bebernya.

Dia menyebutkan, pemilik tanah yang terjadi longsor ini milik salah satu perusahaan BUMN. Dia berharap, agar pemilik tanah bisa segera mengatasi permasalah ini dengan membuat siring di sekitar lokasi. Sebab, jika tidak segera disiring, dikhawatirkan kejadian serupa akan terjadi lagi. 

"Longsor di sini kan bukan pertama kali terjadi. Belum lama ini juga pernah longsor. Jadi, mudah-mudahan pihak terkait bisa cepat mengatasi," tuturnya. 

"Tapi, tadi malam pihak pemilik tanah sudah bertemu dengan pemilik rumah yang terkena longsor. Jadi kayanya sudah ada pembicaraan untuk segera ada tindakan," imbuhnya.

Sementara itu, Minal (50), pemilik rumah di RT 38, Nomor 74, mengatakan, akibat longsor ini, ia bersama keluarganya harus mengungsi di rumah keluarga lainnya. 

"Kami di sini ada delapan orang dari dua kepala keluarga. Sekarang kami pindah tempat adik saya, dekat sini juga," kata perempuan kulit putih itu.

Saat ditemui, Minal bersama keluarganya tengah membersihkan tanah yang masuk ke rumahnya. Dia berharap, semoga pemilik tanah bisa segera mengatasi permasalah longsor ini. "Sampai benar-benar aman baru kembali lagi ke rumah. Karena sekarang masih takut kalau longsor yang lebih besar terjadi. Jadi, semoga bisa segera diperbaiki lah ini," ujarnya. (sur/pro/one)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan