Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mahasiswa Demo Pemkot Balikpapan, Desak Tuntaskan Masalah Banjir, Lingkungan hingga Pendidikan

Wawan-Wawan Lastiawan • 2023-02-13 16:52:36
Seorang demonstran menyampaikan aspirasinya di depan Balai Kota Balikpapan, Senin (13/2) siang.
Seorang demonstran menyampaikan aspirasinya di depan Balai Kota Balikpapan, Senin (13/2) siang.

 

BALIKPAPAN-Memasuki usianya yang ke-126 tahun, Kota Balikpapan masih dihadapkan pada sejumlah permasalahan dan tantangan. Hal itu disampaikan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kota Beriman saat menggelar demonstrasi di depan Balai Kota Balikpapan, Senin (13/2) siang.

Setidaknya ada enam persoalan sekaligus tantangan yang mendesak dibereskan oleh Pemerintah Kota Balikpapan, mulai dari persoalan penanganan banjir, pencemaran lingkungan, persoalan pendidikan, ketersediaan air bersih hingga kualitas sumber daya manusia (SDM).

Koordinator aksi Zulfahmi Andriawan, mengatakan sejumlah tuntutan disampaikan oleh mahasiswa dari sejumlah organisasi ini. "Yang pertama kami meminta Pemkot Balikpapan menyiapkan pansus (panitia khusus) untuk mengusut proyek penanganan banjir DAS Ampal," kata Zulfahmi.

Selanjutnya, mahasiswa juga mendesak pemerintah menindak tegas angkutan laut yang mencemari kawasan laut Kota Balikpapan. Ini, sebut Zulfahmi berkaitkan dengan temuan para nelayan pada akhir Januari lalu, di mana ditemukannya tumpahan batu bara saat nelayan menangkap ikan.

"Kami juga meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan air bersih. Sebab saat ini belum semua masyarakat menikmati layanan air bersih dari pemerintah," ungkap dia.

Mahasiswa juga mendesak Pemkot Balikpapan menindak tegas para pengembang nakal, yang tak menaati RTRW dalam pembangunannya.

Zulfahmi menilai, pengembangan perumahan yang menyalahi aturan turut berkontribusi terhadap banjir Balikpapan yang kian parah.

Aliansi juga mendorong pemerintah meningkatkan infrastruktur pendidikan di Kota Balikpapan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu berkontribusi dan bersaing dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Harus ada pelatihan dan sertifikasi untuk SDM lokal supaya mereka bisa bersaing dengan SDM luar," tuntas dia. (hul)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan