TANJUNG SELOR – Sejumlah anggota DPRD Kaltara yang tergabung dalam Pansus LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun Anggaran 2022, melakukan monitoring dan evaluasi.
Hal tersebut berkaitan kegiatan sewa dan pengelolaan asrama mahasiswa putra dan putri, di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa waktu lalu. Rombongan Pansus LKPj mengunjungi asrama mahasiswa di Sumbawa-Bima KM 2 Kecamatan Sampuin, sudah berjalan selama 3 tahun terakhir. Pertemuan dibuka langsung oleh Wakil Ketua Andi Hamzah dan didampingi Ketua Pansus Jufri Budiman dan Anggota Pansus meliputi Elia Dj, Hendri Tuwi, Ainun Farida, dan Tamara Moriska, serta dihadiri Perwakilan Biro Umum Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara.
Andi Hamzah mengatakan, tim Pansus LKPj bersilaturahmi dan berdiskusi bersama mahasiswa. Berkaitan sewa pengelolaan asrama mahasiswa putra dan putri di Sumbawa. Sewa menyewa tersebut masuk dalam LKPj Gubernur dan harus ditindaklanjuti.
“Pada pertemuan ini, ketua asrama juga menyampaikan kepada kami. Saat ini jumlah mahasiswa Kalimantan Utara yang berkuliah di Sumbawa sekitar 200 orang,” ungkapnya, Minggu (18/6).
Ia berharap, adanya perbaikan fasilitas asrama dan penambahan kamar. Sehingga dapat mengakomodir jumlah mahasiswa Kaltara yang ada di Sumbawa. “Kalau kita melihat, memang ini perlu penambahan. Maka dari itu, akan kita sampaikan,” kata dia.
Tidak hanya itu, Tim Pansus akan merekomendasikan ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Agar kegiatan tersebut ditinjau ulang, kontrak sewa dan pengelolaan asrama. Serta melakukan koordinasi kepada pemilik bangunan, untuk segera memperbaiki beberapa titik di bangunan yang perlu perbaikan fasilitas.
“Kita harap ini bisa menjadi upaya bersama. Agar mahasiswa kita bisa betah. Ini terus kita tindaklanjuti,” jelasnya. (adv/fai)
Editor : uki-Berau Post