PROGRAM cek kesehatan gratis (CKG) yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo - Gibran sudah berjalan di daerah. Pantauan di Balikpapan, program ini masih belum begitu banyak dimanfaatkan warga Kota Minyak.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati mengatakan, cek kesehatan gratis telah berjalan di seluruh puskesmas. Berdasarkan hasil evaluasi beberapa pekan ini, animo masyarakat masih kurang mengikuti program tersebut.
“Mungkin banyak yang masih malas ke puskesmas. Rata-rata kunjungan masih sedikit sekali,” katanya kepada awak media, Senin (3/3). Alwi menjelaskan, program cek kesehatan gratis dipusatkan setiap Sabtu. Sehingga tidak mengganggu jadwal pelayanan normal di puskesmas.
Kemudian warga yang datang untuk medical check up ini juga tidak berbaur dengan pasien atau mereka yang rutin berobat. “Kami sengaja memilih Sabtu karena hari libur. Kalau hari biasa atau weekday sibuk kerja,” sebutnya. Harapannya warga meluangkan waktu mengikuti cek kesehatan gratis saat akhir pekan.
Alwi mengaku, sejauh ini belum ada keluhan atau saran dari masyarakat tentang program tersebut. Sebab hal yang utama justru kesadaran masyarakat meluangkan waktu mengikuti cek kesehatan gratis. “Saya imbau masyarakat manfaatkan momentum ulang tahun untuk mendapat layanan ini. Silahkan datang ke puskesmas,” imbuhnya.
Ada pun kuota tersedia sekitar 10 orang untuk layanan kesehatan gratis. Mengingat setiap pasien butuh waktu penanganan sekitar satu jam. Alwi meminta petugas puskesmas memberi sosialisasi program cek kesehatan gratis di ruang tunggu puskesmas setiap hari. (ms/jnr)
Editor : Indra Zakaria