BALIKPAPAN — Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Seraya, Kelurahan Sepinggan. Memasuki hari ketiga operasi SAR pada Minggu (8/2), area pencarian kini diperluas hingga beberapa mil laut dari titik awal hilangnya korban.
Operasi yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA ini melibatkan Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor bersama tim gabungan lintas instansi. Petugas di lapangan menerapkan strategi penyisiran yang terstruktur untuk menghadapi tantangan arus bawah laut dan dinamika cuaca yang berubah-ubah di perairan Balikpapan.
Dibawah komando Brigpol Saripudin, tim SAR mengerahkan kapal taktis Brimob serta perlengkapan selam khusus. Metode pencarian dilakukan dengan pola zigzag di laut terbuka, yang dikombinasikan dengan pemantauan visual intensif baik di permukaan maupun penyisiran di dasar laut.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, menegaskan bahwa pencarian ini merupakan prioritas utama sebagai bentuk komitmen dalam misi kemanusiaan. "Kami mengerahkan seluruh kemampuan dan personel yang memiliki spesialisasi SAR, dengan tetap mengutamakan prosedur keselamatan bagi para petugas di lapangan," jelasnya.
Meskipun penyisiran telah dilakukan secara maksimal hingga hari ketiga, keberadaan korban sejauh ini masih belum ditemukan. Mengingat luasnya cakupan area pencarian, pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan kepada para nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di sepanjang pesisir Sepinggan.
Masyarakat diminta segera melapor ke posko terdekat atau kantor kepolisian jika menemukan benda atau petunjuk yang berkaitan dengan korban. Kerja sama dari warga pesisir diharapkan dapat mempercepat proses penemuan guna memberikan kepastian bagi keluarga korban yang saat ini masih menunggu kabar di lokasi kejadian. (*)
Editor : Indra Zakaria