Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Balikpapan Ingatkan Potensi Angin Kencang Susulan

Redaksi Prokal • 2026-02-10 10:30:00
Suasana Kota Balikpapan di tengah dinamika cuaca yang berubah cepat, BMKG memprediksi potensi hujan dan angin kuat masih berlanjut.
Suasana Kota Balikpapan di tengah dinamika cuaca yang berubah cepat, BMKG memprediksi potensi hujan dan angin kuat masih berlanjut.

BALIKPAPAN – Warga Balikpapan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan dinamika cuaca yang tidak stabil dalam sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa potensi angin kencang yang datang secara tiba-tiba masih cukup tinggi, berkaca pada insiden rusaknya sejumlah rumah warga di kawasan Balikpapan Barat baru-baru ini.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Joko Sumardiono, menjelaskan bahwa fenomena ini dipicu oleh pertumbuhan awan hujan yang sangat cepat dengan pergerakan yang tidak merata. Hal ini sering kali menyebabkan hembusan angin kuat menghantam pemukiman warga terlebih dahulu sebelum sistem cuaca tersebut meluas dan terdeteksi secara penuh oleh peralatan pengamatan di bandara.

“Angin di pemukiman mungkin sudah cukup kuat untuk merusak struktur, sementara di bandara masih tercatat rendah. Kecepatan angin baru terpantau meningkat secara signifikan hingga kisaran 25 knot setelah sistem cuaca bergerak meluas,” ujar Joko.

Kondisi atmosfer saat ini menunjukkan bahwa Balikpapan masih berada dalam pola cuaca transisi. Karakteristik cuaca pada masa ini adalah munculnya hujan disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat namun berdampak signifikan secara lokal. Kuatnya tekanan angin di titik awal kejadian diduga telah melampaui ambang batas ketahanan struktur atap rumah warga, sehingga memicu kerusakan berat.

Menghadapi potensi risiko ini, BMKG menyarankan para pemilik rumah untuk segera melakukan pengecekan mandiri terhadap kondisi atap dan struktur bangunan mereka. Selain itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama jika melihat pertumbuhan awan mendung tebal secara mendadak.

Pihak BMKG terus memperbarui informasi cuaca secara berkala dan meminta masyarakat untuk selalu memantau rilis resmi guna meminimalkan risiko dampak bencana hidrometeorologi di lingkungan masing-masing. (*)

Editor : Indra Zakaria