Horor Jalur Menurun Semayang: Truk Sawit Rem Blong Hantam 7 Kendaraan, Sopir Terjepit dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 08:45 WIB
Korban selamat menjalani perawatan di rumah sakit setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di depan Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
Korban selamat menjalani perawatan di rumah sakit setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di depan Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

BALIKPAPAN — Kecelakaan beruntun yang mencekam kembali mengguncang ruas Jalan Yos Sudarso, tepat di depan pintu masuk Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Insiden maut yang terjadi pada Rabu malam (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita ini melibatkan sedikitnya tujuh kendaraan dan menyebabkan seorang sopir truk menderita luka berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Korban diketahui berinisial SS, pengemudi truk Hino bernomor polisi L-80**-AAA. Kabin truk yang dikemudikan SS ringsek parah usai dihantam keras oleh truk lain yang meluncur kendali akibat rem blong dari arah turunan.  Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol Muhammad Dahlan Jauhari, mewakili Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy, membeberkan bahwa musibah ini bermula saat sebuah truk Hino B-9417-UU bermuatan sawit melaju dari arah Jalan Baru menuju Lapangan Merdeka.

Saat melintasi kontur jalan menurun di kawasan gapura menuju Pelabuhan Semayang, sistem pengereman truk sawit tersebut mendadak tidak berfungsi. Kendaraan raksasa itu hilang kendali dan oleng menyeberang ke jalur kanan. Bencana beruntun pun tak terelakkan. Truk yang meluncur deras itu pertama kali menghantam truk Hino yang hendak masuk ke Pintu 1 Pelabuhan Semayang. Benturan hebat tersebut membuat kendaraan yang ditabrak terdorong keras hingga meremukkan sebuah mobil Honda Brio yang sedang terparkir di belakangnya.

Tak berhenti di situ, truk sawit yang hilang kendali masih terus menerjang truk Hino lain yang terparkir di tepi jalan. Kerasnya hantaman membuat truk tersebut bergeser, melintang di tengah badan jalan, hingga akhirnya terguling. Material kendaraan yang rubuh kemudian menimpa dan memporak-porandakan angkutan kota serta sepeda motor yang terparkir di sekitarnya.

Arus lalu lintas di sekitar gerbang pelabuhan sempat lumpuh total. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi para korban dan bangkai kendaraan.

Dari hasil penyelidikan awal, Satlantas Polresta Balikpapan menyimpulkan bahwa insiden ini murni dipicu oleh kelalaian perawatan armada. "Penyebabnya akibat kelalaian pengemudi kendaraan Hino B-94**-UU yang tidak memperhatikan kondisi kendaraannya sehingga terjadi rem blong," tegas Kompol Muhammad Dahlan Jauhari.

Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih ditangani secara intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Balikpapan guna mendalami kondisi kelayakan teknis armada dan meminta pertanggungjawaban hukum pengemudi. (moe/yud) ()

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
balikpapan