Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Libur Akhir Tahun ke Sini Saja, Objek Wisata Air Panas Ini Selalu Ramai, Kini sedang Dipoles

Redaksi • 2025-11-11 09:08:44
KEMBANGKAN: Progres pengembangan tahap kedua wisata Air Panas Asin Pemapak, Berau, sudah mencapai 70 persen. Ditargetkan rampung akhir November 2025.
KEMBANGKAN: Progres pengembangan tahap kedua wisata Air Panas Asin Pemapak, Berau, sudah mencapai 70 persen. Ditargetkan rampung akhir November 2025.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), terus melanjutkan pengembangan objek wisata Air Panas Asin Pemapak di Kecamatan Biatan.

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 dialokasikan dana Rp 3,5 miliar untuk pembangunan tahap kedua.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata, Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, melalui Staf Bidang Pengembangan Pariwisata, Disbudpar Berau, Andi Nursyamsi, menyampaikan pada tahap kedua ini difokuskan pada penataan beberapa kawasan, salah satunya drainase.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan sistem aliran air di sekitar lokasi wisata tetap bersih dan tidak tercampur antara sumber air panas, air sungai, dan air hujan.

“Karena lokasinya di tengah hutan, ada beberapa sumber air yang bisa bercampur. Kalau tidak ditata, bisa menurunkan kualitas air di kawasan itu. Jadi, kami benahi drainasenya, dan itu sudah 100 persen selesai,” ujarnya.

Selanjutnya, pekerjaan lebih diarahkan pada penyempurnaan fasilitas dan keindahan kawasan.

Yakni, dengan mempercantik jalan masuk menuju area utama, menambah jumlah toilet, serta menata kembali area sungai air dingin yang menjadi salah satu daya tarik lain bagi pengunjung.

“Selama dua tahun dibuka, banyak masukan dari pengunjung, terutama soal toilet. Dulu hanya empat pintu, sekarang kami tambah jadi delapan. Jadi masyarakat tidak perlu antre lama,” terangnya.

Selain itu, penataan besar juga dilakukan pada sungai air dingin.

Jika sebelumnya hanya satu sisi yang ditata, kini kedua sisi sungai sudah diperindah dengan lantai batu alam dan pintu air agar terlihat seperti kolam alami yang bersih.

Pekerjaan di bagian ini disebutnya sudah rampung 100 persen.

“Pagar pengaman juga kami bangun di dua titik, yaitu di bagian depan dan di sisi sungai. Pekerjaannya sudah hampir selesai," terangnya.

Pihaknya juga membuat jalur keluar baru berupa tracking sepanjang lebih dari 100 meter, agar pengunjung bisa menikmati keindahan alam Air Panas Asin Pemapak.

Jalur tracking ini diharapkan memberi pengalaman berbeda bagi pengunjung karena disusun melewati kawasan hutan kecil di sekitar lokasi air panas sebelum tiba di area parkir.

Selain itu, Disbudpar juga membangun ruang terbuka hijau di sisi luar sungai air dingin yang dilengkapi taman dan jembatan penyeberangan.

“Progres taman sudah sekitar 80 persen. Kami juga menambah fasilitas kolam buatan untuk rendam air panas, jumlahnya tiga kolam. Kolam itu nanti dilengkapi atap supaya pengunjung bisa tetap nyaman meski siang hari,” jelasnya.

Secara keseluruhan, progres pembangunan wisata air panas ini telah mencapai sekitar 70 persen.

Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada akhir November 2025, dengan rencana uji coba pembukaan pada awal Desember 2025.

“Minggu pertama Desember kami uji coba sambil evaluasi. Harapannya, kawasan ini sudah bisa menyambut pengunjung saat libur akhir tahun,” kata Andi.

Ia menambahkan, objek wisata Air Panas Asin Pemapak menjadi salah satu destinasi dengan tingkat kunjungan tertinggi di Berau.

Sejak dibuka, angka kunjungan dan retribusinya meningkat signifikan, bahkan mencapai 400 persen dari target yang ditetapkan.

“Dengan penyempurnaan fasilitas dan penatataan air panas ini, kami berharap kenyamanan pengunjung semakin meningkat," tegasnya.

"Beberapa area atau lahan yang kosong rencananya akan dimanfaatkan untuk tenda atau tempat berteduh, karena itu salah satu masukan pengunjung yang sedang kami benahi,” tuturnya. (aja/far)

Editor : Faroq Zamzami
#Wisata Air Panas Asin Pamapak #berau #kaltim