PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Angin segar bagi pemudik atau warga yang sudah punya rencana melancong jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Yakni, pemerintah memberikan diskon tarif harga tiket pesawat domestik.
Selain meringankan para perantau pulang kampung, kebijakan ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kabupaten Berau.
Kepala Badan Layanan Umum (BLU), Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, menyampaikan potongan harga tiket resmi diberlakukan untuk penerbangan ekonomi domestik pada periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Adapun pembelian tiket sudah dapat dilakukan sejak 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026.
“Kabar penting sekaligus menggembirakan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026,” terangnya.
Ia menjelaskan, diskon tarif berkisar 13 hingga 14 persen, yang merupakan akumulasi dari berbagai komponen penurunan biaya.
Pemerintah menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN DTP) sebesar 6 persen dan memberikan diskon fuel surcharge, masing-masing 2 persen untuk pesawat jet dan 20 persen untuk pesawat propeller.
Selain itu, terdapat potongan 50 persen untuk Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) serta potongan serupa untuk Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat (PJP4U).
Tak hanya itu, penurunan harga avtur di 37 bandara serta kebijakan perpanjangan jam operasi bandar udara turut memperkuat kelancaran mobilitas selama masa liburan.
Seluruh kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan konektivitas semakin merata, aktivitas perjalanan masyarakat tetap terjangkau, dan pertumbuhan ekonomi nasional terus bergerak positif.
Bagi masyarakat perantau, kebijakan diskon ini tentu menjadi momentum yang ditunggu karena dapat menekan biaya perjalanan pulang ke kampung halaman.
Sementara bagi pengunjung dari luar daerah, potongan tiket ini menjadi peluang menarik untuk menikmati berbagai destinasi wisata unggulan di Berau yang selama ini dikenal sebagai surga bahari di Kaltim.
Dengan pesona laut biru yang jernih, Pulau Maratua menjadi salah satu spot favorit wisatawan.
Demikian pula Pulau Derawan yang terkenal dengan keragaman biota lautnya, mulai dari penyu hingga terumbu karang yang masih terjaga.
Tak ketinggalan, pesisir Bidukbiduk yang memukau dengan panorama pantai dan air laut berwarna toska juga menjadi daya tarik yang semakin diminati.
Patah Atabri menyebutkan, berbagai destinasi tersebut memiliki keunikan masing-masing dan layak dikunjungi dalam momen liburan panjang Nataru.
Diskon tiket ini diharapkan memberi ruang lebih luas bagi wisatawan untuk mengeksplorasi kekayaan alam Berau tanpa terbebani biaya perjalanan yang tinggi.
“Saatnya liburan ke Berau,” katanya.
Dengan beragam kebijakan pendukung dan potongan harga yang diberikan pemerintah, periode liburan akhir tahun kali ini menjadi kesempatan tepat bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan, baik untuk mudik maupun wisata.
Pemerintah berharap peningkatan mobilitas ini dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus mendorong promosi potensi pariwisata daerah.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, merespons positif program tersebut.
Menurutnya, selain membantu meringankan biaya mudik, diskon tiket penerbangan juga membantu meningkatkan gairah kunjungan untuk wisata.
“Dan memang selama ini harga tiket kita kan cukup tinggi bagi sebagian orang, dengan kemudahan ini kita harap bisa mengundang wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di destinasi kita,” terangnya.
Baca Juga: Wagub: Mustahil Pembangunan Berhasil Tanpa Aparatur Kompeten
Dirinya berharap, ke depan kebijakan tersebut tak hanya berlaku saat waktu tertentu, melainkan bisa secara efektif berlangsung secara reguler.
Sehingga, harga tiket yang kerap dianggap tinggi tidak menjadi halangan lagi.
“Ya, ini program bagus, kita harap bisa pemerintah sering terapkan,” jelasnya. (sen/far)
Editor : Faroq Zamzami