Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemprov Kaltim Gulirkan Program Gratispol dan Jospol di Berau, Ini Kata Bupati Sri Juniarsih

Redaksi • 2025-07-17 14:05:00
DISERAHKAN: Penyerahan bantuan dari Pemprov Kaltim kepada perwakilan penerima di Kabupaten Berau.
DISERAHKAN: Penyerahan bantuan dari Pemprov Kaltim kepada perwakilan penerima di Kabupaten Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mulai merealisasikan program bantuan sosial dan pendidikan di Kabupaten Berau. 

Dua program utama yang diluncurkan, Gerakan Sosial Pendidikan Gratis (Gratispol) dan Jaring Sosial Politik (Jospol), menyasar sejumlah kelompok masyarakat.

Mulai dari pelajar, guru, hingga penjaga rumah ibadah. 

Program ini disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam kunjungannya ke Berau, Selasa (15/7/2025), menegaskan pemerintah hadir tidak sekadar memberikan janji manis, melainkan menghadirkan solusi konkret yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Kami ingin melihat langsung denyut kehidupan masyarakat di utara Kaltim, termasuk di Berau, dan menjawab tantangan dengan langkah konkret. Program Gratispol dan Jospol ini adalah kerja nyata, bukan simbol semata,” ujarnya.

Adapun progam Gratispol dirancang sebagai upaya menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak di Kaltim yang terhalang pendidikan karena persoalan biaya. 

Program ini mencakup pembiayaan pendidikan dari tingkat dasar hingga jenjang tinggi, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga S-1, S-2, bahkan S-3.

“Anak-anak kita harus bisa sekolah tanpa lagi memikirkan biaya. Mereka adalah calon pemimpin, pencipta lapangan kerja, dan tulang punggung pembangunan daerah. Kalau mereka sampai sarjana, mereka tidak hanya menghidupi dirinya sendiri tapi juga masyarakat sekitarnya,” kata Rudy.

Sementara itu, Jospol ditujukan sebagai bentuk apresiasi dan tanggung jawab terhadap para guru dan penjaga rumah ibadah yang selama ini telah menjadi pilar sosial di masyarakat. 

Lebih dari 31 ribu guru dari berbagai jenjang pendidikan, baik negeri maupun swasta, menerima insentif dari program ini.

“Kami berikan penghargaan bagi para marbut, guru agama, dan penjaga rumah ibadah lainnya. Mereka adalah pelayan masyarakat yang bekerja tanpa lelah, namun sering luput dari perhatian publik,” jelasnya.

Dengan kualitas SDM yang meningkat, kemiskinan dan pengangguran dapat ditekan. 

Perusahaan-perusahaan di Berau pun akan lebih mudah menyerap tenaga kerja lokal yang kompeten

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Berau melalui berbagai program tersebut. 

Ia menyebut program Gratispol dan Jospol sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Atas nama masyarakat Berau, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kaltim,” katanya.

“Program Gratispol dan Jospol ini benar-benar dirasakan manfaatnya, termasuk bantuan umrah, perjalanan religi, insentif guru dan penjaga rumah ibadah non-muslim, hingga paket ibadah bagi pemeluk agama lainnya,” sambungnya.

Lanjutnya, program Pemprov juga seralas dengan program Pemkab Berau. 

Mulai dari Beasiswa Berau Cerdas, pengadaan 1.000 laptop untuk pelajar kurang mampu, seragam sekolah gratis, pelatihan keterampilan, hingga kredit lunak untuk pelaku UMKM turut digulirkan.

Menurutnya, sinergi antara Pemkab Berau dan Pemprov Kaltim sangat penting dalam membangun SDM unggul sebagai kunci keberhasilan pembangunan jangka panjang.

“Kualitas SDM menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Kami harap dukungan Pemprov agar pelaksanaan kemasyarakatan di Berau terwujud dan selaras menuju generasi emas,” tuturnya.  (aja/far)

Editor : Faroq Zamzami
#berau #gratispol #pemprov #kaltim