Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Letter S Labanan Kelak Tak Lagi Jadi "Jalur Maut", Rp36 Miliar Kucur untuk Perombakan Total

Redaksi Prokal • 2026-02-11 07:30:00
Titik letter S jalan poros Teluk Bayur - Labanan ini kerap memakan korban. Titik buta, kemiringan dan tikungan tajam serta tanjakan membuat titik ini kerap memakan korban luka dan korban jiwa
Titik letter S jalan poros Teluk Bayur - Labanan ini kerap memakan korban. Titik buta, kemiringan dan tikungan tajam serta tanjakan membuat titik ini kerap memakan korban luka dan korban jiwa

 

TANJUNG REDEB – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Berau terhadap perbaikan tanjakan ekstrem "Letter S" di wilayah Labanan akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR resmi mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp36 miliar dari APBN 2026 untuk merombak zona merah kecelakaan tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menekan angka fatalitas di titik yang selama ini dikenal angker bagi para pengendara.

Tanjakan tajam berbentuk huruf S di Kecamatan Teluk Bayur ini memang telah lama menjadi momok menakutkan. Kontur jalan yang sangat ekstrem ditambah kondisi aspal yang rusak parah sering kali menjadi pemicu kecelakaan tunggal maupun tabrakan beruntun, terutama bagi kendaraan bermuatan berat. Dengan kucuran dana miliaran rupiah ini, infrastruktur di jalur utama antar-kabupaten tersebut akan ditransformasi menjadi jalur yang lebih layak dan aman.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa proyek ini akan menyasar inti permasalahan di lapangan. Fokus utama pengerjaan meliputi pengecoran struktur jalan agar lebih kokoh menahan beban logistik, serta pelebaran bahu jalan guna menyediakan ruang darurat bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis. Selain itu, perbaikan aspal secara menyeluruh dan penutupan lubang-lubang jalan menjadi prioritas utama untuk menghilangkan risiko kecelakaan di tikungan tajam tersebut.

Proyek yang masuk dalam paket preservasi Jalan Labanan - Tanjung Redeb hingga batas Bulungan ini dipastikan akan segera dimulai dalam waktu dekat. Junaidi mengonfirmasi bahwa seluruh proses administrasi dan kontrak telah rampung, sehingga pengerjaan fisik dijadwalkan berjalan sepanjang tahun ini. Perbaikan ini diharapkan menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang selama ini bertaruh nyawa saat melintasi jalur tersebut.

Namun, di tengah kabar baik ini, Junaidi memberikan catatan bagi para pengguna jalan terkait titik longsor yang masih menghantui kawasan Labanan menuju Kelurahan Teluk Bayur. Meski perbaikan Leter S segera dimulai, penanganan area longsor tersebut belum masuk dalam anggaran tahun ini dan baru diproyeksikan untuk ditangani pada tahun depan. Pengendara pun diimbau untuk tetap waspada hingga seluruh rangkaian pembenahan infrastruktur di wilayah tersebut tuntas sepenuhnya. (*)

Editor : Indra Zakaria