PROKAL.CO- Pesona Pulau Kaniungan yang kerap dijuluki sebagai private island di Kecamatan Bidukbiduk kini memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Berau tengah serius menyiapkan masterplan khusus untuk memoles pulau seluas 55 hektare tersebut menjadi destinasi wisata premium yang lebih terarah dan berkelas dunia.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil karena selama ini fasilitas penunjang di Kaniungan masih terbatas dan pengelolaannya belum maksimal. Menurutnya, penyusunan rencana induk ini sangat krusial agar pengembangan tidak berjalan tanpa kendali yang justru berisiko merusak lingkungan.
"Kami mengusulkan pembuatan masterplan supaya apa yang akan kita bangun dan programkan ke depan itu benar-benar terencana dengan baik. Kami tidak ingin Kaniungan mengalami kerusakan lingkungan atau kehilangan daratan seperti yang terjadi di beberapa pulau lain akibat kurangnya perencanaan matang," tegas Samsiah saat ditemui baru-baru ini.
Samsiah mengakui bahwa keterbatasan anggaran sempat membuat pengembangan Kaniungan belum menjadi fokus utama. Namun, karena pulau ini masuk dalam prioritas pengembangan wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur, kini dilakukan sistem berbagi peran. "Mungkin tahun ini akan kami paparkan. Karena ini juga prioritas provinsi, jadi pengelolaannya dilakukan bersama," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai Pulau Kaniungan memiliki paket lengkap untuk menjadi kawasan wisata eksklusif. Selain hamparan pasir putih dan terumbu karang yang terjaga, pulau ini sudah memiliki modal berupa resor dan aktivitas ekonomi masyarakat yang telah berjalan.
"Pulau Kaniungan memiliki peluang besar dikembangkan sebagai wisata premium, termasuk sebagai desa wisata agar kawasannya berkembang, baik dari sektor pariwisata, perikanan, budaya, hingga UMKM," ujar Gamalis.
Pemerintah daerah juga berencana memperkuat penataan ini melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar arah pengembangan kawasan tetap fokus. Meski sebagian kewenangan berada di tangan pemerintah provinsi dan pusat, Pemkab Berau tetap mengambil peran dalam aspek sosial dan kemasyarakatan.
"Kita ingin masyarakat yang sudah lama tinggal di sana merasa lebih nyaman dan betah. Dengan pengembangan wisata premium ini, diharapkan ada sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga setempat sehingga manfaat ekonominya terasa langsung oleh mereka," pungkas Gamalis. (*)
Editor : Indra Zakaria