Di Hadapan Gubernur, Bupati Berau Tagih Kepastian Bantuan Pembangunan RS Baru: "Layanan Kesehatan Kebutuhan Dasar"

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 08:30 WIB
Memanfaatkan momen Harganas 2026, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan harapan pembangunan rumah sakit baru kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas
Memanfaatkan momen Harganas 2026, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan harapan pembangunan rumah sakit baru kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.

PROKAL.CO- Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memanfaatkan momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 untuk melontarkan usulan penting langsung di hadapan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Di depan orang nomor satu di Kaltim tersebut, Sri Juniarsih menagih kepastian dukungan Pemprov Kaltim terkait rencana pembangunan rumah sakit baru di Kabupaten Berau.

Sri Juniarsih menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tak sebatas diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, melainkan dari sejauh mana pelayanan kesehatan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara layak.

"Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika anak kita tumbuh sehat, setiap ibu memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, setiap keluarga memiliki penghasilan yang cukup, dan setiap rumah menjadi tempat yang aman untuk tumbuh kembang generasi penerus bangsa," tegas Sri Juniarsih.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau sejauh ini terus berupaya memperkuat fasilitas kesehatan dasar melalui peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, penguatan posyandu, hingga program percepatan penurunan stunting. Kendati demikian, hadirnya rumah sakit baru yang telah lama diusulkan ke tingkat provinsi dinilai sangat krusial untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

Menurutnya, keberadaan fasilitas medis yang lebih memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau demi mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Di samping mengharapkan kucuran dana dari Pemprov Kaltim, Sri Juniarsih juga merangkul sektor swasta di wilayahnya untuk saling bahu-membahu. Ia mengimbau perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau agar mengalokasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke sektor kesehatan, terlebih di tengah keterbatasan kas daerah akibat efisiensi anggaran.

"Dengan kebersamaan kita, insyaallah kita bisa melewati masa-masa sulit ini bersama-sama untuk menyambut hari esok yang lebih baik," pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
berau