Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mola TV Bidik Segmen Corporate

izak-Indra Zakaria • 2019-09-04 12:10:08

PERUSAHAAN TV digital, Mola TV terus berusaha menggaet konsumen baru. Pada semester II ini, COO Mola Live Arena, Bobby Christoffer mengatakan, pihaknya agresif menggaet pelanggan setelah resmi menjadi pemegang resmi hak siar Liga Inggris selama tiga musim (2019-2022). Apalagi Indonesia atau Kaltim merupakan salah satu penonton terbanyak tayangan sepak bola kelas dunia.

Melihat potensi itu, manajemen Mola TV mulai membangun strategi bisnis untuk meningkatkan jumlah pelanggan di Tanah Air. Balikpapan salah satu kota yang dipilih untuk mengenalkan produk baru ini ke masyarakat.

“Potensi di Balikpapan atau di Kaltim sangat bagus. Apalagi di sini kami sudah memiliki pelanggan. Saat ini pelanggan kami sudah lebih dari 1.000. Untuk Balikpapan, kami mengincar pelanggan corporate. Potensi di sini cukup baik. Kalau end user individu, kami juga akan berikan paket yang menarik,” terangnya, Selasa (3/9).

Ia menjelaskan, sebagai upaya meningkatkan pelanggan, pihaknya menggandeng platform media broadcasting yang bisa dijangkau masyarakat dengan mudah. Keduanya yaitu Matrix TV dan Mix Network. Kerja sama tersebut bisa membangun layanan Mola Matrix dan saling menguntungkan, seiring dengan rencana pengembangan Mola TV di Indonesia.

Mola Matrix dirancang sebagai layanan baru untuk menghadirkan kanal Mola TV ke pengguna parabola. Baik Mola TV maupun Mix, memiliki pasar yang berbeda, di mana peruntukannya masing-masing bagi kawasan perumahan dan untuk keperluan komersial. Hal ini agar masyarakat terutama para pecinta bola bisa menyaksikan Premier League di tempat favorit maupun bersama keluarga.

Dengan keberadaan pihaknya di Balikpapan ia berharap bisa meningkatkan jumlah pelanggan paling tidak dua digit. Selain bekerja sama dengan Matrix TV dan Mix, sebagai pemegang hak program Premier League, Mola TV juga bekerja sama dengan broadcaster free to air (FTA) yakni TVRI dan Polytron untuk streaming device serta smart tv.

“Ya di segmen corporate secara pendapatan lebih besar. Kalau di Kaltim kami melihat peluang itu. Kalau konsumen individu, kami menyayangkan karena sudah maraknya TV Kabel. Potensi pasar yang masih bisa digarap corporate,” tutupnya. (aji/ndu/k18)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Balikpapan #Bisnis Kaltim