Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Impor Migas Kaltim Turun 34,45 Persen

izak-Indra Zakaria • 2024-01-11 11:37:22
BPS Kaltim mencatat impor migas Kaltim mengallami penurunan 34,45 Persen pada November tahun lalu.
BPS Kaltim mencatat impor migas Kaltim mengallami penurunan 34,45 Persen pada November tahun lalu.

Nilai impor Kaltim pada November 2023 tercatat sebesar USD 504,29 juta, atau turun sebesar 26,63 persen dibandingkan Oktober 2023. Ini disebabkan penurunan impor migas sebesar USD 377,26 juta, atau turun sebesar 34,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, nilai impor nonmigas tercatat sebesar USD 127,03 juta atau naik 13,69 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana menyebut, nilai impor migas November 2023 tercatat sebesar USD 377,26 juta, lebih rendah dibandingkan Oktober 2023 yang tercatat sebesar USD 575,57 juta. Sebaliknya, nilai impor nonmigas November 2023 tercatat sebesar USD 127,03 juta, lebih tinggi dibandingkan Oktober 2023 yang tercatat sebesarUSD 111,73 juta. “Meskipun secara bulanan menurun, impor Kaltim masih meningkat secara kumulatif tahunan,” jelasnya Rabu (10/1). 

Dia menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai impor Januari-November 2023 mengalami peningkatan sebesar 6,70 persen. Peningkatan tersebut disebabkan naiknya nilai impor migas sebesar 16,80 persen, meskipun impor nonmigas turun sebesar 13,67 persen. Kenaikan nilai impor migas dipicu oleh naiknya impor minyak mentah sebesar 25,42 persen dan naiknya nilai impor hasil minyak sebesar 28,22 persen, meskipun nilai impor gas turun sebesar 52,83 persen.

Selama November 2023, untuk 10 golongan barang utama tercatat sebesar USD 113,02 juta, atau naik sebesar 14,15 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dilihat dari perkembangannya terhadap Oktober 2023, kenaikan persentase terbesar adalah golongan barang pupuk yang mengalami kenaikan sebesar 680,85 persen, yaitu dari USD 0,69 juta pada Oktober 2023 menjadi USD 5,35 juta pada November 2023.

Golongan barang yang mengalami kenaikan terbesar berikutnya adalah berbagai produk kimia yang mengalami kenaikan sebesar 333,33 persen, yaitu dari USD 2,36 juta pada Oktober 2023 menjadi USD 10,24 juta pada November 2023. Selain itu, terdapat impor golongan barang serealia sebesar USD 8,14 juta pada November 2023 dari yang sebelumnya tidak ada impor pada Oktober 2023. Golongan barang yang mengalami penurunan persentase terbesar dialami kendaraan dan bagiannya sebesar 27,89 persen. Pada Oktober 2023 nilai impor golongan barang tersebut sebesar USD 12,75 juta, turun menjadi USD 9,20 juta pada November 2023.

Penurunan persentase terbesar berikutnya terjadi pada impor golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya yang turun sebesar 25,36 persen, di mana pada Oktober 2023 tercatat sebesar USD 55,21 juta menjadi sebesar USD 41,21 juta pada November 2023. “Seiring tingginya kegiatan bisnis di Kaltim, impor masih mengalami peningkatan secara tahunan. Meskipun terjadi sedikit penurunan secara bulanan,” pungkasnya. (dwi)

Editor : izak-Indra Zakaria