Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

UMKM Samarinda Didorong Tingkatkan Distribusi Lewat Bandara Internasional APT Pranoto

Muhamad Yamin • 2025-09-21 14:57:56
Bandara APT Pranoto.
Bandara APT Pranoto.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan layanan kargo di Bandara APT Pranoto, Sungai Siring. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat daya saing ekonomi lokal sekaligus memperluas pasar produk daerah.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menuturkan bahwa potensi kargo di APT Pranoto masih belum dimaksimalkan oleh pelaku usaha setempat. Padahal, bandara tersebut sudah berstatus internasional dan terus memperluas jangkauan rute penerbangan.

“Tahun 2025 ini sekitar dua juta kilogram barang masuk ke Samarinda lewat APT Pranoto. Tapi yang keluar tidak seberapa. Kami prediksi banyak barang justru dikirim lewat luar,” ungkap Marnabas, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, rendahnya volume kargo keluar menunjukkan sebagian besar UMKM belum mengetahui bahwa bandara tersebut sudah melayani pengiriman barang. Karena itu, Pemkot berencana melakukan sosialisasi dan pendampingan.

“Kalau ada UMKM yang ingin mengirim produk, misalnya amplang, sebaiknya langsung lewat APT Pranoto. Kami akan kumpulkan pelaku usaha untuk memberikan arahan mekanisme pengiriman sekaligus memastikan biaya tetap kompetitif,” jelasnya.

Marnabas menegaskan, optimalisasi kargo bandara dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Samarinda. “UMKM harus didorong memanfaatkan kargo lewat APT Pranoto karena bandara ini sudah berpredikat internasional,” tegasnya.

Saat ini, APT Pranoto melayani rute penerbangan ke Surabaya dan Jakarta, serta tengah mempersiapkan pembukaan rute baru ke Banjarmasin dan Bali. Dengan bertambahnya konektivitas, distribusi kargo ke berbagai daerah dipastikan semakin mudah.

“Kargonya bisa ke seluruh wilayah. Misalnya ke Bogor, ya turunnya dulu di Jakarta. Jadi beberapa daerah sudah bisa terlayani,” tambahnya.

Untuk mendukung transparansi, Pemkot melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) juga akan menyebarkan informasi detail mengenai tarif pengiriman, termasuk ongkos kirim per kilogram ke berbagai kota tujuan. (*)

Editor : Indra Zakaria