Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah, Perluas Akses Kredit Program Perumahan untuk Wujudkan Hunian Layak

Rahman Hakim • 2025-10-16 10:13:13

 

Photo
Photo

PROKAL.CO, Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam mendukung pemerataan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah kembali ditegaskan.

Melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) dan KPR FLPP, BRI aktif berkontribusi dalam merealisasikan target Program 3 Juta Rumah, yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) serta mendukung visi Asta Cita Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan bertajuk “Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat” yang digelar di Regale International Convention Centre, Medan, pada 9 Oktober 2025.

Acara ini turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

Dalam sambutannya, Hery Gunardi menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional.

“Program rumah subsidi tidak hanya memberi manfaat langsung bagi keluarga penerima, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan perputaran usaha lokal.

Melalui KPP dan KPR FLPP, BRI berkomitmen memperluas akses pembiayaan yang terjangkau demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengapresiasi langkah BRI yang konsisten menjadi mitra aktif pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian rakyat.

Ia menilai keberadaan BRI di lapangan bukan hanya sebagai lembaga penyalur pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM di sektor properti.

“Program ini nyata dirasakan manfaatnya dan disambut positif masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar semakin banyak keluarga Indonesia memiliki rumah layak dan terjangkau,” tuturnya.

Baca Juga: Kisah Sukses UMKM Binaan BRI di Solo, Ubah Limbah Paralon Jadi Produk Ekspor Unggulan

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menambahkan bahwa Program 3 Juta Rumah memberi kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, mencapai sekitar dua persen dari total PDB.

“Selain memperkuat sektor properti, program ini juga berdampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja lintas sektor,” jelas Tito.

Dari sisi daerah, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menyoroti masih tingginya backlog perumahan di wilayahnya yang mencapai 938.217 rumah tangga.

“Tambahan kuota dari program 3 Juta Rumah menjadi peluang besar agar lebih banyak warga Sumut dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” ungkap Bobby.

Melalui Kredit Program Perumahan (KPP), BRI menjalankan pendekatan dari dua sisi. Dari sisi supply, BRI mendukung pelaku UMKM pengembang, kontraktor, dan penyedia bahan bangunan untuk memperkuat kapasitas penyediaan rumah.

Dari sisi demand, BRI memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat individu maupun pelaku usaha mikro untuk pembelian, pembangunan, atau renovasi rumah, termasuk yang difungsikan sebagai tempat usaha.

Hery juga mengungkapkan capaian positif BRI dalam penyaluran KPR Subsidi FLPP. Hingga 7 September 2025, BRI berhasil menyalurkan 25.080 unit rumah, atau 100% dari total kuota nasional, menjadikannya bank dengan penyerapan FLPP tertinggi di antara seluruh Himbara.

“Tahun 2025, kuota FLPP BRI meningkat signifikan sebesar 47% dari tahun sebelumnya, yakni dari 17.000 unit menjadi 25.000 unit,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, perbankan, asosiasi pengembang, dan masyarakat.

“Dari Medan, kami menggaungkan semangat gotong royong nasional. Dengan partisipasi ribuan pelaku sektor perumahan, termasuk developer dan UMKM, kami optimistis backlog perumahan bisa terus ditekan,” tutup Hery.

Langkah BRI memperluas akses pembiayaan perumahan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Melalui KPP, KPR FLPP, serta pemberdayaan UMKM di sektor properti, BRI membuktikan perannya bukan hanya sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang berkomitmen mewujudkan hunian layak bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

Editor : Rahman Hakim
#flpp #bri #umkm #bbri #KPP #kur #3 juta rumah