Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Tonggak Sejarah Kalsel: AirAsia Buka Rute Kuala Lumpur, Syamsudin Noor Resmi Layani Penerbangan Internasional

Redaksi Prokal • 2025-10-20 09:57:51
MENDARAT: Maskapai AirAsia akan melakukan penerbangan perdana rute internasional dari Banjarbaru-Kuala Lumpur pada Senin (20/10). (AirAsia Newsroom)
MENDARAT: Maskapai AirAsia akan melakukan penerbangan perdana rute internasional dari Banjarbaru-Kuala Lumpur pada Senin (20/10). (AirAsia Newsroom)

BANJARMASIN – Senin (20/10/2025) menjadi hari bersejarah bagi Kalimantan Selatan. Bandara Internasional Syamsudin Noor untuk pertama kalinya secara resmi melayani penerbangan internasional reguler, di luar keberangkatan haji atau umrah. Maskapai AirAsia menjadi pelopor dengan membuka rute perdana Banjarmasin–Kuala Lumpur, Malaysia.

Penerbangan perdana ini diawali dengan pendaratan pesawat AirAsia yang tiba dari Kuala Lumpur pada pukul 09.50 Wita, disambung dengan keberangkatan dari Banjarmasin pada pukul 10.15 Wita.

Acara inaugural flight disambut meriah dengan water salute, pemotongan pita simbolis, hingga pengalungan kain sasirangan kepada 80 penumpang yang tiba dari Kuala Lumpur.

Pembuktian Minat Internasional

Mewakili Gubernur, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, turut menyambut dan melepas langsung penerbangan perdana ini. Sejumlah jajaran pejabat Pemprov Kalsel bahkan turut menjadi penumpang dalam rombongan keberangkatan bersejarah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi, menyatakan penerbangan ini menjadi pembuktian tingginya minat masyarakat Kalsel untuk menjangkau dunia internasional.

“Penerbangan ini menjadi pembuktian tingginya minat masyarakat Kalsel untuk menjangkau dunia internasional,” imbuh Fitri.

Sebanyak 80 penumpang yang tiba disambut dengan tarian tradisional dan pengalungan kain sasirangan, sebagai wujud penghormatan dan promosi budaya lokal.

Kesiapan Bandara dan Tantangan Load Factor

General Manager InJourney Airports Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, memastikan kesiapan bandara telah mencapai lebih dari 80 persen. Fasilitas terminal internasional dan layanan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) telah dipersiapkan secara intensif.

Total 66 personel gabungan dikerahkan untuk mendukung operasional, terdiri dari 35 personel bandara, 17 dari Bea Cukai, 10 dari Imigrasi, serta petugas Karantina Kesehatan, Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Kami antusias dan siap menyambut era baru penerbangan internasional dari Kalimantan Selatan,” tegas Millyas.

Rute Banjarmasin–Kuala Lumpur ini akan beroperasi sebanyak empat kali seminggu, yaitu setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Jadwal ini dinilai strategis untuk konektivitas regional dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Namun, terdapat tantangan keberlanjutan. AirAsia menargetkan minimal 80 persen load factor (tingkat keterisian penumpang) agar rute ini bisa terus dipertahankan. Jika target tersebut tidak tercapai, penerbangan internasional ini berpotensi dihentikan.

Status Internasional dengan Catatan Kemenhub

Status Bandara Syamsudin Noor sendiri sempat dicabut pada April 2024. Status ini baru kembali disandang menyusul Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 30 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada 7 Mei 2025.

Dalam surat keputusan tersebut, Kemenhub memberikan catatan penting: jika dalam waktu 24 bulan berturut-turut tidak terdapat kegiatan penerbangan luar negeri, Direktur Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan evaluasi terhadap penetapan status internasional ini. Dengan dibukanya rute perdana ini, diharapkan catatan tersebut dapat dipenuhi dan momentum bersejarah ini dapat menjadi awal konektivitas Kalsel dengan dunia. (*)

Editor : Indra Zakaria