Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Inflasi Kaltim Capai 1,94 Persen pada Oktober 2025, Didorong Kenaikan Harga Makanan dan Jasa Pribadi

Muhamad Yamin • 2025-11-04 20:07:06
Infografis
Infografis

PROKAL.CO, SAMARINDA — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) sebesar 1,94 persen pada Oktober 2025, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di level 108,59.

Kepala BPS Kaltim Dr Yusniar Juliana menjelaskan, inflasi tersebut mencerminkan adanya tekanan harga yang relatif terkendali namun tetap dipengaruhi oleh kenaikan sejumlah kelompok pengeluaran utama, terutama pada makanan, minuman, dan tembakau.

“Secara tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan kenaikan indeks sebesar 3,74 persen,” ujarnya dalam rilis resmi, Selasa (4/11/2025).

Selain kelompok tersebut, peningkatan harga juga tercatat pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08 persen; kesehatan sebesar 1,38 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,47 persen; pendidikan sebesar 2,80 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,66 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak signifikan sebesar 12,13 persen.

Dari sisi wilayah, Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat inflasi tahunan tertinggi di Kaltim sebesar 2,47 persen dengan IHK 108,47. Sementara itu, Kabupaten Berau mencatat inflasi terendah sebesar 1,78 persen dengan IHK 109,23.

Adapun sejumlah kelompok pengeluaran mengalami deflasi atau penurunan indeks, antara lain pakaian dan alas kaki sebesar 1,15 persen, perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,45 persen, transportasi sebesar 1,43 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang turun 0,40 persen.

Secara umum, BPS menilai laju inflasi di Kalimantan Timur pada Oktober 2025 masih berada dalam kisaran yang terkendali. Namun, dinamika harga pangan dan jasa pribadi diperkirakan tetap menjadi faktor penentu pergerakan inflasi hingga akhir tahun. (*)

Editor : Indra Zakaria