TANJUNG REDEB – Sikapi peristiwa pemukulan terhadap mahasiswa dan wartawan di Kota Balikpapan, Polres Berau gelar pertemuan dengan kelompok Cipayung Berau yang dibawahi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesua (GMKI) cabang Berau.
Pada pertemuan yang digelar di ruang rapat Polres Berau kemarin (15/2) itu para pemuda yang tergabung dalam HMI dan GMKI menyampaikan empat poin yaknimengecam dan mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan oleh oknum kepada masa aksi kelompok Cipayung Balikpapan pada Senin (11/2) lalu, dan meminta kepolisian RI melakukan investigasi dan menindak pelaku tersebut.
“Kami juga meminta Kapolri memecat Kapolres Balikpapan karena gagal mengendalikan anggotanya sehingga terjadi tindakan represif tersebut. Terakhir kami mendukung segala tuntutan aksi yang disuarakan oleh kelompok Cipayung Balikpapan pada aksi 11 Februari 2019,” ujar Ketua HMI cabang Berau, Dwi Rizky Ananda.
Walau apa yang terjadi di Kota Beriman itu –sebutan Kota Balikpapan- melukai membuat hati kelompok Cipayung Berau, namun dirinya bersyukur tidak adanya aksi yang digelar sehingga kondusifitas yang terjadi di Kabupaten Berau tetap terjaga.
“Kami harap apa yang menjadi tuntutan kami benar-benar bisa tersampaikan dan bisa ditanggapi dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, yang langsung menerima rombongan tersebut mengaku sangat mengapresiasi tindakan yang dipilih oleh HMI dan GMKI. “Terima kasih atas kunjungan dari mahasiswa. Dengan adanya pertemuan ini mari kita jadikan sarana untuk saling tukar informasi,” ujarnya.
Menurutnya, pertemuan tersebut dianggapnya sebagai forum yang sangat terhormat untuk bagaimana caranya semua aspirasi tersampaikan dengan maksimal. Sekaligus sebagai jembatan agar aspirasi bisa tersalurkan dengan baik. Hal sepeti itu pun diharapkannya dapat selalu terjaga di Kabupaten Berau.
“Kalau soal pernyataan sikap yang disampaikan kelompok Cipayung ini, kami tegaskan kami akan melaporkan empat poin tersebut kepada pimpinan (Kapolri, red). Terlebih dengan kejadian seperti ini menjadi pelajaran kami juga dalam melaksanakan tugas dan amanat UU dengan baik,” jelasnya. (mar/sos/sam)
Editor : uki-Berau Post