GUNUNG TABUR — PT Berau Coal sukuran penempatan rumah baru warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) Petung yang berada di Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, pukul 18.00 Wita, Selasa (21/5).
Sukuran itu juga dirangkai dengan agenda buka puasa bersama warga KAT Petung, yang juga merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC) PT Berau Coal.
Koordinator Site LMO YDBBC Heri Syaprani, menuturkan, sukuran rumah baru sekaligus buka puasa bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarsesama warga.
“Dahulu warga ini berada di Kilometer (Km) 16 dan saat ini dipindahkan ke Km 2. Hal ini dilakukan untuk memudahkan mobilisasi warga dalam beraktivitas. Pada tahap ini, kami sekaligus meresmikan dua rumah bagi warga KAT Petung ini,” katanya.
Pembangunan sebanyak 40 rumah diutarakannya dilakukan secara bertahap, ditargetkan pembangunannya bakal rampung tahun ini. “Perlahan, selain rumah kami juga membangun musala untuk warga yang ingin beribadah. Semoga pembangunan ini bermanfaat untuk mereka. Selain itu kami juga akan memberikan pemahaman cara bercocok tanam sahang kepada mereka,” tuturnya.
Ketua RT Petung, Arbain mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal, karena bersedia membangun rumah layak huni untuk warganya melalui program CSR. “Dulu itu kami jauh tinggal di sana, sekarang sudah dekat dengan pusat kampung. Kami ucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang sudah peduli dengan keberadaan kami ini,” ucapnya.
Sementara itu, Perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau, Jembiri mengucapkan selamat kepada masyarakat KAT Petung yang menerima rumah layak huni tersebut dari program CSR PT Berau Coal. Tak lupa pula, pihaknya juga turut mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang sudah mewujudkan komitmen CSR mereka untuk kesejahteraan masyarakat.
"Kami atas nama pemerintah mengucapkan selamat kepada masyarakat, dan terima kasih kepada PT Berau Coal. Kami harap dengan adanya rumah layak huni ini, bisa membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat, dan dari segi ekonomi mereka juga akan lebih baik lagi. Saya juga berpesan kepada masyarakat agar betul-betul menjaga apa yang sudah menjadi hak milik mereka ini," pungkasnya. (*/yat/***/sam)
Editor : uki-Berau Post