Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tahun Depan, Industri Perhotelan Bakal Naik

izak-Indra Zakaria • 2019-12-17 13:16:52

SECARA umum, kinerja industri perhotelan di Kaltim tahun depan akan mengalami kenaikan. Salah satunya dipengaruhi penerbangan langsung dari dan ke Samarinda. Artinya sekarang akses sudah terbuka untuk orang yang datang dan pergi. Tidak hanya mengandalkan bandara di Balikpapan saja.

Semenjak dibukanya penerbangan langsung dari Bandara APT Pranoto di Samarinda, jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan mulai tergerus, hingga menyentuh level 30-35 persen. Ini menunjukkan masyarakat menyambut baik pilihan yang diberikan untuk pergi dan datang ke Kaltim.

Kami sebagai insan PHRI Kaltim menyambut baik Bandara APT Pranoto yang beroperasi kembali dan bisa melakukan landing pada malam hari. Kabar ini harus didukung dengan kolaborasi yang kuat antara sesama pemangku kepentingan baik pemerintah, pengusaha, organisasi industri pariwisata, PHRI, HPI dan stakeholder lainnya.

Sesuai teori tombak trisula di mana HPI yang menggaet pengunjung datang, ASITA yang melakukan kegiatan terkait pariwisata dan paket perjalanan. Selanjutnya PHRI sebagai penyedia fasilitas penginapannya, jadi peran serta unsur-unsur terkait sangatlah penting dengan membangun sinergi dan kolaborasi bersama.

Tahun depan, untuk mendatangkan wisatawan, seluruh unsur terkait tadi telah menyusun beberapa rencana dan strategi. Salah satunya promosi melalui Mahakam Travel Mart yang akan dilakukan pada Maret mendatang. Untuk mendatangkan pengunjung wisatawan lokal dan mancanegara, kita perlu memperbanyak kegiatan-kegiatan dan acara seperti kegiatan tersebut.

Kemudian berdasar informasi terbaru, dalam waktu dekat akan ada penerbangan dari Brunei Airline ke Kaltim. Tentu dari sisi pemerintahan perlu diberikan kemudahan kepada investor yang ingin melakukan investasi dengan penyediaan infrastruktur dan keamanan.

Kami juga berharap harga tiket pesawat agar segera turun. Karena jika harga tiket mahal seperti sekarang ada dua kemungkinan, pengunjung tidak datang atau datang dengan tertekan, atau lane of stay bisa diperpendek yang rencananya dua hari bisa diperpendek menjadi satu hari.

Kami (pengusaha) tetap optimistis bisnis perhotelan ke depan akan terus meningkat dengan memperbanyak kegiatan promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan hunian kamar. (*/ain/ndu/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Ekonomi Kaltim #Bisnis Kaltim