BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menegaskan bahwa seluruh objek wisata di Banjarmasin belum bisa dibuka.
Pasalnya, tingginya kasus terkonfirmasi positif virus corona belum menunjukkan tanda-tanda akan melandai.
"Memang ada pedagang-pedagang Pasar Terapung yang biasa mangkal di siring Menara Pandang meminta lekas dibuka. Tapi kan status tanggap darurat masih berlaku. Jadi, belum bisa mengizinkan dibukanya tempat wisata," bebernya.
Meski tempat wisata belum dibuka, Ibnu tidak memungkiri bahwa pekan lalu, pengunjung Siring Pierre Tendean pada akhir pekan kemarin mulai ramai. Tapi menurutnya masih dalam batas kewajaran. Apalagi akses siring tak bisa ditutup.
"Kan tidak ada pintu masuk atau keluar. Kalau orang mau berolahraga pagi, tidak bisa melarang. Tetapi kalau sudah ada yang berjualan, kemudian ada atraksi dan lainnya tidak dibolehkan," lanjutnya.
Dia berharap, warga dapat memahami kebijakannya. Dia mengaku khwatir, jika wabah nantinya tak bisa dikendalikan. "Kami tidak ingin muncul masalah baru," tegasnya.
Lantas, bagaimana dengan pengunjung siring dan pedagang dadakan di kawasan tersebut? Soal itu, dia meminta pengelola siring untuk berjaga.
"Paling tidak ada pengawasan terkait protokol kesehatan. Seperti masker. Kalau memang diperlukan harus menambah personel, siap saja menurunkan Satpol PP," tuntasnya. (war/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin