Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perkuat Bekal UMKM di Pasar Digital

izak-Indra Zakaria • 2021-02-12 10:54:34
JNE melakukan roadshow online di 59 kota di seluruh Indonesia, termasuk Samarinda dan Balikpapan dengan harapan para pelaku UMKM dapat mengembangkan kemampuan di dunia digital, baik dalam skala nasional maupun internasional.
JNE melakukan roadshow online di 59 kota di seluruh Indonesia, termasuk Samarinda dan Balikpapan dengan harapan para pelaku UMKM dapat mengembangkan kemampuan di dunia digital, baik dalam skala nasional maupun internasional.

DUKUNGAN kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan di tengah pandemi terus berdatangan. Terbaru ada JNE dalam membantu UMKM dengan menggelar webinar bertajuk JNE Ngajak Online 2021. JNE melakukan roadshow online di 59 kota di seluruh Indonesia, termasuk Samarinda dan Balikpapan dengan harapan para pelaku UMKM dapat mengembangkan kemampuan di dunia digital, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Kepala Cabang JNE Balikpapan Adityo Putranto mengatakan, dukungan terhadap UMKM saat ini tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga swasta yang memiliki visi untuk membantu pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. UMKM Balikpapan disebutnya punya potensi besar untuk bangkit dengan bersaing di ranah digital.

Meski persaingan cukup ketat, pengusaha UMKM bisa terus menambah pengetahuan mengenai bisnis digital serta berupaya meningkatkan kualitas produk maupun layanan yang dimiliki. “Kapabilitas UKM Balikpapan harus ditingkatkan dengan memerhatikan produk serta kualitasnya. Untuk itu kami hadir memberikan pelatihan digital marketing untuk UKM setempat,” ujarnya dalam webinar, Rabu (10/2).

Dia mengatakan, kondisi UMKM Balikpapan saat ini menghadapi tantangan dan permasalahan yang beragam. Beruntung, mereka selalu mendapat perhatian dari Pemkot Balikpapan yang terus meningkatkan kualitas SDM serta produk UMKM melalui berbagai pelatihan dan pemberdayaan.

Kepala Seksi Bina Usaha Mikro Kecil Menengah Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan Rabiatun memaparkan, pelatihan yang diberikan oleh pemkot tidak hanya produksi barang, tetapi juga pelatihan desain dan kemasan serta sistem jaminan dan sertifikasi halal.

“Kalau UMKM membayar sendiri biayanya lumayan mahal, itu kita bantu selama pandemi ada 40 UMKM yang difasilitasi untuk mendapatkan pelatihan sistem jaminan halal. Karena untuk mendapatkan sertifikat halal sendiri biayanya lumayan mahal,” katanya.

Hadir sebagai pembicara yang mewakili UMKM Balikpapan, pemilik Mie Desa dan Mienimie Lisa mengajak pengusaha UMKM untuk berpikir kreatif. Dia juga menekankan pentingnya meluncurkan produk yang sudah memiliki izin dan sertifikasi halal. “Menjadi seorang owner online bisnis kita harus mampu menjadi seorang yang konsisten dan intuitif. Komitmen menjual produk tidak hanya kualitas tetapi juga soal izinnya,” tutup Lisa.

Sebagai informasi, gelaran webinar JNE Ngajak Online menjadikan Balikpapan sebagai kota tujuan ketiga setelah Pasuruan dan Samarinda. Gelaran webinar ini juga sekaligus merayakan ulang tahun ke-124 Balikpapan yang dirayakan di hari yang sama, yaitu 10 Februari 2021. (ctr/ndu/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bisnis Kaltim