TANJUNG SELOR – Investor asal Australia, Fortescue Future Industries (FFI) Pty Ltd rencananya akan investasi di Kalimantan Utara (Kaltara) sebesar Rp 180 triliun.
Investasi yang diberikan tersebut untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Informasinya, pihak FFI hingga saat ini masih lakukan studi lapangan. Untuk melihat prospektif peluang bisnis di Kaltara.
“Pastinya mereka akan melihat peluang investasinya. Apakah PLTA Sungai Kayan, atau investasi dalam bidang lain,” ujar Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan, belum lama ini.
Pemprov Kaltara pun membuka peluang bagi investor lain, untuk investasi di provinsi termuda di Indonesia ini. Investasi pun harus bisa membuka lapangan kerja di Kaltara untuk masyarakat.
“Kita bisa menawarkan, silakan berinvestasi di Kaltara. Membawa modal dan peluang. Tapi melihat dulu, apa substansinya. Jadi sesuai dengan keadaan dan kebutuhan,” tutur Yansen.
Yansen mengingatkan, jangan sampai investasi yang ada di Kaltara justru mendatangkan hal yang tidak baik. “Jadi mereka nanti yang menentukan, setelah lakukan studi atau survei. Kemudian mereka akan menentukan langkah selanjutnya,” ungkap Yansen. (fai/uno)
Editor : uki-Berau Post