SAMARINDA-Penumpang pesawat di Kaltim mengalami penurunan pada Januari 2022. Penyebabnya adalah menurunnya mobilitas pemerintah pada awal tahun. Meski demikian, kondisi itu dianggap hal yang wajar.
Diketahui, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Januari 2022 sebanyak 150.287 orang atau turun 4,95 persen dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara APT Pranoto, Samarinda sebesar 15,96 persen.
Sedangkan penurunan jumlah penumpang terjadi di Bandara Datah Dawai, Mahakam Ulu 57,08 persen, Bandara PT Badak Bontang 25,00 persen, Bandara Kalimarau, Berau 19,91 persen, Bandara Melalan, Kutai Barat 19,53, dan Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan 7,55 persen.
Jumlah penumpang domestik terbesar melalui Bandara SAMS Sepinggan, yaitu mencapai 112.901 orang atau 75,12 persen dari total penumpang domestik, diikuti Bandara APT Pranoto 28.016 orang atau 18,64 persen.
Sedangkan untuk penumpang angkutan udara keluar negeri, belum ada sejak 2020. Bandara yang melakukan penerbangan internasional di Kaltim hanya Bandara SAMS Sepinggan.
Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Januari 2022 tercatat 18.046 orang atau turun 22,53 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua pelabuhan, yaitu Pelabuhan Semayang Balikpapan 26,09 persen, Pelabuhan Samarinda 22,45 persen, serta Pelabuhan Lhok Tuan dan Tanjung Laut di Bontang 6,59 persen.
Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kaltim I Gusti Bagus Putra mengatakan, momennya saat awal tahun pasti jumlah penumpang menurun. Pada Desember jumlah penumpang angkutan udara meningkat 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Peningkatan itu juga disebabkan banyaknya masyarakat yang melakukan liburan akhir tahun. Selain itu, momen akhir tahun kegiatan pemerintah masih banyak, seperti perjalanan dinas dan lainnya. Sehingga jumlah penumpang meningkat. Sepanjang 2021, jumlah penumpang sudah lebih baik dibandingkan 2020. Namun, setiap tahun pada Januari dan Februari jumlah penumpangnya menurun, apalagi dibandingkan momen Desember.
“Begitu masuk Januari dan Februari 2022, jumlah penumpang pasti menurun. Sebab, pada periode ini kegiatan perjalanan dinas para pegawai tidak ada, seiring dengan anggaran yang belum cair,” terangnya, Kamis (3/3).
Dia menjelaskan, Kaltim sebagai daerah bisnis, tentunya penerbangan masih didominasi oleh perjalanan bisnis para pengusaha dan perjalanan dinas para pegawai. Sedangkan perjalanan wisata tidak terlalu banyak, kecuali ada momen hari besar keagamaan nasional (HBKN). Sehingga, sudah sewajarnya pada Januari jumlah penumpang angkutan udara menurun. (rom/k15)
Jumlah Penumpang Penerbangan Domestik (Ribu Orang)
Tahun Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
2019 236,5 209,9 224,3 217,8 229,8 241,7 231,8 254,4 218,9 250,3 246,7 282,7
2020 230,2 230,7 183,0 40,56 6,89 42,90 78,48 90,68 78,82 102,5 124,9 153,4
2021 93,03 83,06 119,8 139,7 102,0 154,2 43,28 48,62 82,91 115,78 143,55 158,12
2022 150,28
Sumber: BPS Kaltim
Editor : izak-Indra Zakaria