Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perlancar Kegiatan Bongkar Muat, Persilakan Gunakan Lahan Pemkab

uki-Berau Post • Jumat, 23 Juni 2023 - 07:23 WIB
PERESMIAN: Bupati Berau Sri Juniarsih bersama Ketua DPRD Madri Pani, Kakanwil Kemenkumham Sofyan, beserta unsur Forkopimda dan Direktur PT Prima Mas Berau Nugrahi Mawan, memotong pita tanda diresmikannya depo ke-II Prima Mas Berau kemarin (22/6).
PERESMIAN: Bupati Berau Sri Juniarsih bersama Ketua DPRD Madri Pani, Kakanwil Kemenkumham Sofyan, beserta unsur Forkopimda dan Direktur PT Prima Mas Berau Nugrahi Mawan, memotong pita tanda diresmikannya depo ke-II Prima Mas Berau kemarin (22/6).

Kegiatan bongkar muat barang dan pendistribusian logistik diyakini semakin lancar. Sebab area penumpukan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Redeb kini semakin luas.  

 

BUPATI Berau Sri Juniarsih meresmikan depo ke-II milik PT Prima Mas Berau di Jalan Dr Soetomo, Tanjung Redeb, pukul 10.00 Wita, Kamis (22/6). Peresmian turut dihadiri Kakanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan, Dandim 0902/Berau Letkol Dony Fatra, Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya, Kajari Berau Hari Wibowo, Ketua DPRD Berau Madri Pani, Pj Sekkab Berau Agus Wahyudi, Sultan Sambaliung Datu Amir, Ketua dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Andi Amir dan Wendy Lie Jaya, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih mengatakan depo 1 PT Prima Mas Berau, sebelumnya diresmikan pada 21 Februrari 2020 silam. Saat itu, sudah memberi dampak positif pada perekonomian Bumi Batiwakkal. Sehingga dengan peresmian depo ke-II PT Prima Mas Berau ini, diharapkan membawa dampak yang lebih positif lagi bagi perekonomian di Berau. Karena semakin besar daya tampung yang dimiliki, semakin singkat waktu bongkar muat dan sandar kapal, hingga semakin banyak stok barang yang tersedia untuk masyarakat.

“Kita ketahui bersama, depo yang pertama sudah nyaris full, makanya dibukanya depo ke-II ini, ada space (ruang) yang bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Sri Juniarsih mengatakan, beroperasionalnya depo ke-II Prima Mas Berau ini, juga sesuai dengan visi Pemkab Berau dalam mewujudkan Kabupaten Berau maju dan sejahtera, dengan sumber daya manusia yang andal untuk transformasi ekonomi dalam peningkatan sumber daya alam secara berkala. “Saat ini perekonomian Berau sudah berada di jalur yang tepat,” katanya.

Dijelaskan Sri Juniarsih, salah satu indikatornya, dapat diamati dari tingginya aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan. Bahkan barang yang masuk tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Berau saja, namun juga untuk kebutuhan logistik di wilayah Kaltara dan Kutai Timur. Untuk itu, Sri Juniarsih Mas mengharapkan semua elemen masyarakat di Berau, khususnya PT Prima Mas Berau dan PT PASN maupun perusahaan lainnya, turut mendukung visi ini.

"Saya pun mengharapkan dukungan dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tanjung Redeb dan APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia) Berau, agar kepelabuhanan di Berau dapat berkontribusi memajukan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," bebernya.

"Untuk itu, saya menyambut baik diresmikannya depo ke-II Prima Mas Berau ini. Saya meyakini, ke depan, sirkulasi barang akan semakin lancar dan kebutuhan masyarakat terus terpenuhi," tuturnya.

Besar harapan Sri Juniarsih, kerja sama yang terjalin di antara PT Prima Mas Berau dan PT PASN dengan Pemkab Berau, akan terus berjalan selaras.

"Sebab, tidak dapat kita mungkiri bahwa kepelabuhanan dan bongkar muat menjadi salah satu sektor penting dalam prikehidupan masyarakat," imbuhnya.

Bahkan, bupati turut meminta PT Prima Mas Berau untuk memanfaatkan lahan milik Pemkab Berau yang tepat berada di belakang depo ke-II tersebut. Namun sebelumnya, bisa menemui dan bersepakat dengan masyarakat yang selama ini menggunakan lahan milik Pemkab Berau tersebut sebagai tempat tinggal. “Tinggal diatur masalah sosialnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan mengatakan, dengan diresmikannya depo ke-II PT Prima Mas Berau ini, sangat membantu pihaknya dalam kepengerusan aset. Sebab lahan yang digunakan untuk pembangunan depo tersebut, merupakan aset milik Kemenkumham Kaltim yang selama ini tidak termanfaatkan. Bahkan dikuasai masyarakat.

Ia mengatakan, langkah bijak diambil PT Prima Mas Berau dalam memanfaatkan aset milik Kemenkumham tersebut. Menurutnya, selama ini lahan tersebut dianggap tidur dan tidak memberikan masukan apapun.

“Selama ini lahan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk tempat tinggal. Namun dengan disewanya lahan ini, bisa menjadi pemasukan tersendiri bagi negara,” katanya.

“Selain Kemenkumham, tentu Berau sendiri berimbas juga. Arus perekonomian barang bisa berjalan lancar,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Berau Andi Amir, turut mengapresiasi peresmian depo ke-II PT Prima Mas Berau tersebut. Sebab sebelumnya, pihaknya sudah pernah berkoordinasi dengan manajemen PT Prima Mas Berau, terkait terbatasnya lahan penumpukan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Redeb. “Sebelumnya memang sudah disampaikan kepada kami bahwa salah satu pemicu kenaikan harga barang di Berau, karena lambatnya kegiatan bongkar muat. Yang harusnya bisa tiga hari, tapi karena terbatasnya lahan, bisa sampai lima hari,” ungkap Andi Amir.

Untuk itu dirinya berharap, dengan penambahan area penumpukan peti kemas ini, bisa memperlancar kegiatan bongkar muat di kapal, hingga memperlancar mobilisasi pendistribusian logistik ke masyarakat. “Kalau waktu bongkar muat lama, maka pemilik kapal menaikan biaya, sehingga berdampak pada kenaikan harga barang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur PT Prima Mas Berau Nugrahi Mawan mengatakan, depo ke-II ini diharapkan sejalan dengan visi-misi bupati Berau, dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Berau. Selain itu, dengan adanya depo ke-II dengan ukuran 10x30 meter ini, mampu menampung tambahan 500 peti kemas. Dengan begitu, setiap bulannya, Berau mampu menampung sebanyak 2.300 hingga 2.500 peti kemas.

“Arus barang semakin lancar. Ini juga tujuan kami, juga membantu PAD Berau,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Ahong ini menambahkan, terkait dengan permintaan bupati guna memanfaatkan sisa lahan yang ada di area belakang depo ke-II tersebut, Ahong mengatakan, secepatnya akan dimanfaatkan. Agar bisa menambah daya tampung peti kemas.

“Tadi sudah dapat restu dari bupati Berau. Kami juga sebenarnya sudah sepakat dengan masyarakat (yang bermukim di lahan milik Pemkab Berau tersebut, red), maka secepatnya akan kami ratakan, agar bisa digunakan juga,” tutupnya. (hmd/udi)

Editor : uki-Berau Post
#ekonomi