Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tahun 2023 Lalu, Ada 4.030 Turis Asing Kunjungi Kaltim

izak-Indra Zakaria • Jumat, 5 Januari 2024 - 19:21 WIB
Photo
Photo

Hingga November 2023, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kaltim mencapai 4.030 orang. Setiap bulannya terjadi peningkatan kunjungan wisman. Tingginya kunjungan wisman tak lepas dari terus berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana mengatakan, selama November 2023 ada 478 kunjungan wisman ke Kaltim. Bila dibandingkan bulan sebelumnya, mengalami peningkatan 31,68 persen.

Sementara itu, jika dibandingkan November 2022, kunjungan wisman mengalami peningkatan secara signifikan yaitu dari satu kunjungan wisman menjadi 478 kunjungan wisman atau mengalami peningkatan sebesar 47,7 persen. Jumlah kunjungan wisman selama periode Januari sampai November 2023 sebanyak 4.030 kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada September 2023 merupakan jumlah terbanyak selama periode Januari 2021 hingga November 2023 atau selama 3 tahun terakhir,” ungkapnya, Kamis (4/1).

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kaltim Restiawan Baihaqi menjelaskan, ada beberapa sebab jumlah wisman meningkat. Selain sudah normalnya penerbangan internasional, faktor lain seperti, pembukaan beberapa destinasi baru meetingsincentivesconventionsand exhibitions (MICE) di Balikpapan, dan Samarinda.

“Namun yang utama adalah sudah normalnya bandara internasional sehubungan dengan pembangunan IKN. Jadi warga dari berbagai negara berkunjung ke IKN,” Kamis (4/1).

Menurutnya, kunjungan ke IKN juga membuat jumlah wisman meningkat. Meski memang kunjungan wisman belum terlalu banyak, namun saat ini sudah jauh lebih baik. Apalagi, seiring ditetapkannya Kaltim menjadi IKN. Itu yang membuat kunjungan wisman meningkat.

IKN juga berdampak pada banyaknya kegiatan pemerintah pusat yang dilaksanakan di Kaltim. itu yang membuat kunjungan bisa meningkat. Selain dari pemerintah pusat maupun daerah, kegiatan swasta juga berhasil menambah jumlah kunjungan. Sebab selain rapat, mereka juga akan berwisata. Sehingga, jumlah kunjungan orang masuk ke Kaltim meningkat.

Selain itu, banyaknya kehadiran destinasi baru terutama tempat wisata buatan, membuat wisatawan tercatat lebih banyak. Saat ini, lokasi wisata merupakan keperluan masyarakat sebagai hiburan.

“Kesadaran masyarakat Kaltim untuk berlibur di daerah juga cukup tinggi, Sehingga, bisa memberikan manfaat bagi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar pengelolaan destinasi,” pungkasnya. (rom/k15/jnr)

 

 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria
#Dispar