Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Transaksi Kartu Kredit Triwulan III Capai Rp 783,42 Miliar, Balikpapan Mendominasi

izak-Indra Zakaria • 2024-01-11 11:34:58
Budi Widihartanto Kepala KPw-BI Kaltim
Budi Widihartanto Kepala KPw-BI Kaltim

Pada triwulan III 2023, transaksi kartu kredit di Kaltim dari sisi nominal, mengalami pertumbuhan sebesar 42,20 persen (yoy). Begitu juga dengan volume transaksi kartu kredit yang mengalami pertumbuhan 28,53 persen (yoy). Pertumbuhan ini kebanyakan berasal dari pengguna di Balikpapan yang memiliki porsi sebesar 53 persen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Budi Widihartanto mengatakan, nominal transaksi kartu kredit pada triwulan III 2023 tercatat Rp 783,42 miliar. Atau lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2022 yang tercatat Rp 550,91 miliar.

Volume transaksi kartu kredit pada triwulan III 2023, tercatat sebesar 694,02 ribu transaksi, lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2022 yang tercatat 539,95 ribu transaksi. “Sama seperti biasanya, Balikpapan dan Samarinda menjadi penggerak utama pertumbuhan transaksi kartu kredit di Kaltim,” tuturnya, Selasa (9/1). 

Dia menjelaskan, jika dilihat dari sisi nominal transaksi, Balikpapan memiliki porsi sebesar 53 persen, sementara Samarinda sebesar 33 persen. Disusul Kutai Kartanegara dan Bontang masing-masing sebesar 3 persen.

Jika dilihat dari sisi volume transaksi, Balikpapan memiliki porsi 52 persen, sedangkan Samarinda sebesar 33 persen. Kemudian Bontang dan Kutai Kartanegara masing-masing sebesar 5 persen dan 3 persen.

“Selain kartu kredit, pada triwulan III 2023 transaksi kartu ATM atau debit mengalami pertumbuhan,” jelasnya.

Menurutnya, transaksi kartu ATM/debit di Kaltim secara nominal pada triwulan III 2023 tumbuh 14,46 persen (yoy). Nominal transaksi pada triwulan III 2023 tercatat Rp 2,62 triliun atau lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan III 2022 yang tercatat Rp 2,29 trilun.

Lebih lanjut, volume transaksi kartu ATM/debit pada triwulan III 2023 mengalami pertumbuhan 41,80 persen (yoy). Volume transaksi pada triwulan III 2023 tercatat 5,04 juta transaksi atau lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan III 2022 yang tercatat 3,55 juta transaksi.

“Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan perekonomian Kaltim pada triwulan III di seluruh lapangan usaha, dan optimisme indeks keyakinan konsumen (IKK) Kaltim yang lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya,” ungkapnya.

Sama seperti kartu kredit, Balikpapan dan Samarinda menjadi penggerak utama pertumbuhan transaksi ATM/Debit di Kaltim. Jika dilihat dari sisi nominal transaksi, Samarinda memiliki porsi sebesar 38 persen, sementara Balikpapan sebesar 35 persen, disusul Kutai Kartanegara dan Kutai Timur masing-masing sebesar 8 persen dan 5 persen.

Jika dilihat dari sisi volume transaksi, Balikpapan memiliki porsi 41 persen, sedangkan Samarinda sebesar 34 persen, disusul Kutai Kartanegara dan Bontang masing-masing sebesar 8 persen dan 5 persen. (dwi)

Editor : izak-Indra Zakaria