Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Produksi Gula Kristal Capai 90 Ribu Ton

Redaksi • 2024-06-27 10:00:00

 

Petani tebu sedang panen. Dari tebu yang diolah di pabrik, lantas menghasilkan gula. (Dok. JawaPos.com)
Petani tebu sedang panen. Dari tebu yang diolah di pabrik, lantas menghasilkan gula. (Dok. JawaPos.com)

SURABAYA – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggenjot pertumbuhan produksi gula tanah air. Hingga pertengahan bulan ini, subholding gula PTPN III (Persero) holding perkebunan itu telah memproduksi 90 ribu ton gula kristal putih (GKP) dengan kualitas SNI.

Direktur Utama SGN Mahmudi menjelaskan, menjelang pertengahan Juni, 28 pabrik gula (PG) di bawah naungannya sudah memulai giling tebu. Bahkan, PG Kwala Madu, Sumatera Utara, sudah menyelesaikan proses giling tebu. ’’Hingga saat ini, tebu yang tergiling mencapai 1,6 juta dengan gula produksi sebanyak 90 ribu ton,’’ ungkapnya (25/6).

Dalam waktu dekat, lanjut dia, PG Meritjan dan PG Lestari di Jawa Timur serta PG Takalar dan PG Camming di Sulawesi Selatan menyusul proses giling. Tahun ini pihaknya optimistis target produksi tahun ini sebesar 978 ribu ton dapat dicapai. Angka itu lebih tinggi 30 persen jika dibandingkan dengan realisasi pada 2023 sebesar 752 ribu ton.

Untuk mencapai target tersebut, SGN sudah mengadakan program inisiatif strategis. Di antaranya, operational excellent, klasterisasi, dan penguatan tebu rakyat. ’’Target produksi gula sebesar 200 ribu ton. Kami optimistis target tercapai,’’ katanya.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) Wilayah Kerja PG Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, Slamet Riyadi menyebut giling tahun ini lebih baik ketimbang sebelumnya. Hal tersebut berpengaruh positif pada tingkat kesejahteraan petani ditambah dengan membaiknya harga gula saat ini.

Ketua DPC APTRI PG Pradjekan, Bondowoso, Jawa Timur, Rolis Wikarsono menyampaikan hal senada. ”Tahun ini lebih baik. Semua tebu petani digiling ke PG Pradjekan,’’ ujarnya.

’’Tahun ini giling PG lebih baik. Kami berharap kinerja pabrik gula terus ditingkatkan agar potensi tebu kami optimal. Efeknya ke tingkat pendapatan kami. Apalagi, harga gula sekarang menguntungkan. Ini akan membuat petani terus bersemangat untuk meningkatkan produktivitas tebu,’’ ungkap Ketua KPTR Nusantara PG Ngadirejo, Kediri, Jawa Timur, Ismail. (bil/c14/dio)

Editor : Indra Zakaria