Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Dari Daun Kelor Jadi Cuan: UMKM Pawon Teges Sleman Sukses Ekspansi ke Berbagai Daerah Dengan KUR BRI

Rahman Hakim • 2025-05-22 10:02:48

Photo
Photo

PROKAL.CO, Inovasi berbasis potensi lokal terus menunjukkan tajinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Siti Fatimah, seorang ibu rumah tangga sekaligus pengusaha asal Desa Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta.

Baca Juga: BRI Umumkan 45 Jurnalis Terpilih Sebagai Penerima Beasiswa S2 Melalui Program Fellowship Journalism 2025

Melalui brand kuliner rumahan Pawon Teges, Siti berhasil mengubah daun kelor yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi deretan produk bernilai jual tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan.

Kisah sukses Pawon Teges berawal dari sebuah lomba memasak olahan lokal yang digelar oleh Dinas Pertanian Sleman pada tahun 2018.

Dari ajang itulah Siti mulai mengeksplorasi daun kelor, yang kemudian menjadi bahan baku utama produk-produknya.

Namun, proses menciptakan produk unggulan tidak instan. Butuh waktu delapan bulan hingga akhirnya ia menemukan formula tepat dan meluncurkan produk perdana berupa minuman cincau berbasis daun kelor yang langsung mendapat sambutan hangat dari pasar lokal.

Baca Juga: Hari Kebangkitan Nasional 2025: BRI Tegaskan Peran Sebagai Lokomotif Ekonomi Indonesia Lewat Penguatan UMKM

Inovasi di Tengah Krisis

Momentum pertumbuhan usaha Siti sempat terguncang saat pandemi Covid-19 melanda. Dengan ribuan batang kelor telah ditanam dan satu tenant di food court telah disewa, pembatasan aktivitas masyarakat membuat bisnisnya nyaris terhenti.

Namun, situasi tersebut justru memantik kreativitasnya. Ia mulai mengolah daun kelor menjadi produk yang lebih tahan lama seperti teh kelor dan tepung kelor, serta inovasi lain seperti bakso kelor dan tahu bakso kelor.

“Waktu itu saya berpikir bagaimana caranya menyelamatkan panen kelor. Akhirnya saya coba keringkan, lalu buat produk-produk baru yang bisa dititipkan ke lapak-lapak pasar,” ujar Siti.

Strategi diversifikasi produk ini terbukti efektif. Produk Pawon Teges kini tidak hanya digemari konsumen lokal, tetapi juga telah merambah berbagai kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Malang, Bondowoso, hingga Sulawesi dan Papua.

Baca Juga: BRI Salurkan Rp796 Triliun untuk Pembiayaan Berkelanjutan, Komitmen Kuat Wujudkan Ekonomi Hijau

Produk teh dan tepung kelor bahkan menjadi favorit kalangan penderita hipertensi dan kolesterol karena manfaat kesehatannya yang tinggi.

Peran KUR BRI dalam Mendukung UMKM

Kesuksesan Siti tidak lepas dari dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pendanaan tersebut menjadi solusi di saat bisnisnya menghadapi tantangan likuiditas, terutama saat pandemi.

Baca Juga: BRI Jadi Sponsor Utama Purwokerto Half Marathon 2025, Dorong Sport Tourism dan UMKM Lokal

Berawal dari pinjaman Rp10 juta, Siti secara bertahap meningkatkan plafon hingga mencapai total Rp250 juta.

“Dana dari KUR BRI sangat membantu saya dalam pengembangan produk dan operasional bisnis. Proses pengajuannya juga mudah dan tidak berbelit,” jelasnya.

Tak hanya dari sisi pembiayaan, BRI juga aktif mempromosikan produk-produk UMKM binaannya.

Salah satu pencapaian membanggakan adalah ketika teh kelor Pawon Teges terpilih sebagai souvenir dalam bazaar kunjungan pejabat pemerintah, berkat kolaborasi dengan BRI.

Baca Juga: BRI Serahkan Hadiah Utama BRImo FSTVL 2024: Apresiasi Nasabah dan Langkah Strategis Dorong Digitalisasi Layanan Keuangan

Komitmen BRI dalam Mendorong UMKM Naik Kelas

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa kisah sukses Siti merupakan representasi dari dampak nyata pemberdayaan yang dilakukan BRI terhadap pelaku UMKM.

“Melalui program KUR, BRI berkomitmen memberikan akses pembiayaan yang inklusif serta pelatihan dan promosi agar UMKM dapat meningkatkan skala usahanya dan bersaing di pasar nasional maupun global,” ujarnya.

Siti pun optimistis akan semakin banyak peluang kolaborasi ke depan. Ia percaya, dukungan menyeluruh dari lembaga keuangan seperti BRI mampu membuka pintu kesuksesan lebih lebar bagi pelaku usaha mikro di Indonesia.

Editor : Rahman Hakim
#bri #umkm #bbri #daun kelor #sleman #kredit usaha rakyat #kuliner #kur #pemberdayaan