Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

BRI Dorong Ekonomi Desa Lewat Program Desa BRILiaN, UMKM di Lereng Merapi Raup Omzet Puluhan Juta

Rahman Hakim • 2025-05-27 10:35:14
Photo
Photo

PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi berbasis desa melalui program pemberdayaan Desa BRILiaN.

Salah satu desa yang mencuri perhatian karena keberhasilannya mengembangkan potensi lokal adalah Desa Hargobinangun di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Desa Hargobinangun, yang terpilih sebagai 40 besar Desa BRILiaN 2023, memiliki letak geografis yang strategis di lereng Gunung Merapi, berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.

Dengan luas wilayah sekitar 14.300 meter persegi, desa ini menjadi simpul penting antara kawasan wisata alam dan sentra UMKM masyarakat.

Salah satu kisah sukses dari desa ini datang dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) Slondok Renteng Pak Mul, yang memproduksi camilan tradisional berbahan dasar singkong.

Dikelola oleh Purwanto, generasi ketiga dari pelaku usaha keluarga tersebut, slondok kini menjadi salah satu oleh-oleh khas dari Kalurahan Hargobinangun. Selain slondok, UMKM ini juga memproduksi keripik enthik yang digemari wisatawan.

“Usaha ini dimulai oleh kakek saya pada tahun 1960-an dan terus berkembang hingga sekarang. Saya mulai terlibat sejak lulus SMA di tahun 2008,” ujar Purwanto.

Produk camilan Slondok Renteng Pak Mul didistribusikan melalui jaringan reseller yang mengambil langsung dari lokasi produksi, dan disalurkan ke berbagai pusat oleh-oleh di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Selain melayani penjualan langsung, UMKM ini juga mulai mengadopsi sistem pembayaran digital melalui QRIS BRI, memudahkan konsumen dalam bertransaksi.

Menurut Purwanto, sejak desanya ditetapkan sebagai bagian dari program Desa BRILiaN, jumlah wisatawan yang datang meningkat signifikan. Hal ini berimbas langsung pada peningkatan penjualan produk UMKM lokal.

“Program Desa BRILiaN memberikan dampak nyata. Jumlah kunjungan meningkat, dan produk kami makin dikenal. Fasilitas pembayaran dengan QRIS BRI juga membuat proses jual beli lebih cepat dan praktis,” tambahnya.

Program Desa BRILiaN BRI dirancang untuk menciptakan desa yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Fokus utama pengembangan mencakup empat pilar: penguatan BUMDes sebagai penggerak ekonomi, digitalisasi keuangan dan layanan, pembangunan berkelanjutan, serta inovasi berbasis potensi lokal.

UMKM seperti Slondok Renteng Pak Mul kini mampu mencatatkan omzet bulanan hingga puluhan juta rupiah, yang dimanfaatkan untuk pengembangan produksi serta memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari.

Dukungan dari pemerintah dan keterlibatan aktif dalam ekosistem Desa BRILiaN menjadi kunci utama keberhasilan usaha tersebut.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa program Desa BRILiaN merupakan inisiatif strategis BRI untuk menciptakan ekosistem ekonomi desa yang inklusif dan kompetitif.

“Melalui Desa BRILiaN, kami ingin membangun desa-desa yang mampu bersaing dengan pendekatan digital, inovasi, dan penguatan kapasitas lokal. Ini bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dampak berkelanjutan bagi masyarakat desa,” ujar Hendy.

Dengan dukungan berkelanjutan dari BRI, Desa Hargobinangun menjadi bukti bahwa desa dapat menjadi pusat ekonomi baru yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Melalui Desa BRILiaN, BRI membuka jalan bagi ribuan desa lainnya untuk tumbuh dan berkembang secara mandiri.

Editor : Rahman Hakim
#bri #umkm #bbri #Desa BRILiaN #Hargobinangun