Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

BRI Luncurkan BRILiaN Way: Strategi Transformasi Budaya dan Bisnis Menuju Bank Terkuat di Asia Tenggara 2030

Rahman Hakim • 2025-07-18 10:27:46
Photo
Photo

PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan transformasi menyeluruh sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar: menjadi The Most Profitable Bank in Southeast Asia pada tahun 2030.

Salah satu langkah strategis yang diluncurkan BRI adalah program budaya kerja bertajuk BRILiaN Way, yang menjadi fondasi baru dalam menginternalisasi nilai-nilai dan perilaku kerja unggul di seluruh lingkungan perusahaan.

Peluncuran BRILiaN Way dilakukan secara resmi dalam acara Kick-Off di Menara BRILiaN, Jakarta, pada Minggu (14/7/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria, jajaran direksi BRI, serta perwakilan dari seluruh unit kerja BRI se-Indonesia, termasuk para pemimpin senior dan insan BRILiaN.

Transformasi Komprehensif di Empat Pilar Strategis

Dalam sambutannya, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa transformasi yang tengah dijalankan BRI difokuskan pada empat pilar utama, yaitu: penguatan pendanaan, efisiensi pembiayaan UMKM, rebranding citra perusahaan, serta pembentukan budaya kerja yang produktif dan kompetitif.

“BRI memiliki posisi unik sebagai bank dengan jangkauan terluas dan pengalaman panjang di sektor perbankan Indonesia. Untuk menjadi bank terkuat di Asia Tenggara, kita harus melakukan transformasi dari dalam, baik dari sisi operasional maupun nilai-nilai yang dianut,” ujar Hery.

Pada aspek pendanaan, BRI melakukan optimalisasi struktur pendanaan jangka panjang dengan fokus meningkatkan porsi dana murah (CASA) dan menekan cost of fund.

Ini dilakukan melalui transformasi CASA retail, penguasaan ekosistem nasabah, serta digitalisasi transaksi untuk meningkatkan efisiensi dan loyalitas nasabah.

Sementara dalam pembiayaan UMKM yang telah menjadi kekuatan inti BRI, perusahaan tengah mengembangkan sistem pembiayaan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Langkah-langkah yang diambil meliputi penyederhanaan proses bisnis, pemanfaatan pemodelan data untuk para mantri BRI, hingga sistem monitoring risiko kredit yang lebih adaptif.

Rebranding dan Penguatan Citra Sebagai Bank Universal

Pilar ketiga dalam transformasi BRI adalah rebranding. Perusahaan tengah memperkuat posisinya sebagai bank universal yang relevan dengan semua kalangan, dari masyarakat umum hingga pelaku usaha besar maupun mikro.

Lewat pendekatan komunikasi dan layanan yang lebih inklusif, BRI ingin dikenal bukan hanya sebagai bank rakyat, tetapi juga sebagai solusi keuangan digital yang modern dan andal.

Budaya Kerja Baru Lewat BRILiaN Way

Salah satu inisiatif transformasi paling penting adalah penguatan budaya kerja yang kini dirangkum dalam BRILiaN Way. Inisiatif ini menjadi kompas budaya baru BRI, dengan lima nilai utama:

Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pedoman utama seluruh insan BRILiaN dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya di berbagai lini bisnis.

Hery menegaskan bahwa budaya kerja yang kuat akan melahirkan SDM unggul yang memiliki daya saing tinggi dan mampu menciptakan kepemimpinan yang andal.

“Kami ingin membentuk karakter pemimpin yang mampu nata (menata), nuntun (membimbing), dan nagih (menagih hasil),” jelasnya.

Fokus pada Pengalaman Nasabah

Senada dengan itu, Chief Operating Officer BPI, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa kekuatan utama BRI terletak pada luasnya jaringan layanan dan kedekatan dengan masyarakat.

Dengan lebih dari 7.000 kantor cabang dan 1 juta lebih AgenBRILink di seluruh Indonesia, kehadiran BRI sangat krusial dalam mendukung inklusi keuangan nasional.

Namun, Dony juga menekankan bahwa tantangan ke depan adalah memenuhi ekspektasi nasabah yang terus berkembang. Menurutnya, transformasi BRI harus berakar pada pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan pelanggan.

“Perubahan ekspektasi nasabah merupakan tantangan yang nyata. Di era digital, hanya perusahaan yang mampu melayani melebihi harapan nasabah yang akan bertahan. Ketika pelanggan merasa puas, mereka akan menjadi loyal, melakukan repeat order, bahkan menjadi advocate yang mempromosikan merek secara sukarela,” pungkas Dony.

Menuju Masa Depan BRI yang Lebih Unggul

Dengan BRILiaN Way sebagai fondasi budaya baru dan strategi bisnis yang menyeluruh, BRI optimistis dapat mempercepat langkah menuju aspirasi menjadi bank paling menguntungkan dan terpercaya di kawasan Asia Tenggara.

Transformasi ini bukan hanya soal teknologi dan struktur keuangan, tetapi juga tentang membentuk mindset dan karakter unggul dari setiap insan BRI.

Sebagai salah satu BUMN terbesar di sektor keuangan, BRI menegaskan kembali komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan, memberdayakan UMKM, dan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional di era digital.

 

Editor : Rahman Hakim
#bri #bbri #bpi danantara #transformasi bisnis #Culture #BRILiaN Way