Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Penumpang Domestik Masih Kuasai Bandara Sepinggan, Namun Tren Internasional Tumbuh Lebih Agresif

Redaksi Prokal • 2026-02-09 08:15:00
DOMINASI: Dari total 434.019 pergerakan penumpang udara di Bandara SAMS Balikpapan, sebanyak 422.021 orang merupakan penumpang domestik. (DOK/KP)
DOMINASI: Dari total 434.019 pergerakan penumpang udara di Bandara SAMS Balikpapan, sebanyak 422.021 orang merupakan penumpang domestik. (DOK/KP)

 

BALIKPAPAN – Struktur pergerakan penumpang di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menunjukkan dinamika yang menarik pada penghujung tahun 2025. Meski penerbangan domestik masih memegang kendali pasar, laju pertumbuhan penumpang internasional tercatat jauh lebih melesat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Marinda Dama, memaparkan bahwa dari total 434.019 pergerakan penumpang sepanjang Desember 2025, mayoritas atau sekitar 422.021 orang merupakan penumpang domestik. Sementara itu, penumpang internasional tercatat sebanyak 11.998 orang.

"Secara persentase, penumpang domestik memang masih mendominasi dengan porsi lebih dari 97 persen dari total pergerakan di Bandara Sepinggan," ujar Marinda, Minggu (8/2/2026).

Pertumbuhan Internasional Tak Terbendung

Meski secara angka terpaut jauh, performa pertumbuhan penumpang internasional menunjukkan akselerasi yang signifikan. Secara bulanan (month-to-month), jumlah penumpang internasional melonjak 37,58 persen dibanding November 2025. Sebagai perbandingan, penumpang domestik hanya tumbuh tipis di angka 7,73 persen pada periode yang sama.

Ketimpangan tren ini semakin terlihat jelas jika dibandingkan secara tahunan (year-on-year). Pergerakan penumpang domestik justru mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 11,41 persen dibandingkan Desember 2024. Sebaliknya, penumpang internasional justru "terbang tinggi" dengan lonjakan mencapai 58,87 persen.

Marinda menilai perbedaan tren ini merupakan sinyal bahwa pemulihan sektor transportasi udara belum seragam. Penerbangan domestik dinilai masih menghadapi tekanan tertentu, sementara aktivitas lintas negara mulai kembali normal seiring membaiknya ekonomi global dan meningkatnya konektivitas internasional di Kalimantan Timur.

“Penerbangan internasional menunjukkan akselerasi pertumbuhan yang cukup kuat. Tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga konsistensi pertumbuhan domestik agar bisa kembali sejalan dengan pemulihan jalur internasional,” tutupnya.

Data ini mengindikasikan bahwa Balikpapan semakin memperkuat posisinya sebagai gerbang utama Kalimantan yang kini mulai dilirik oleh pelaku perjalanan mancanegara, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata. (*)

Editor : Indra Zakaria