SAMARINDA- Kesadaran para pelaku usaha di Samarinda untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) kini bukan lagi sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan telah bergeser menjadi sebuah kebutuhan mendasar. Legalitas usaha saat ini dipandang sebagai fondasi krusial yang menentukan kepercayaan konsumen serta keberlanjutan bisnis di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Fenomena ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Kota Tepian. Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda, Riduansah, mengungkapkan bahwa tren pengurusan NIB terus menunjukkan kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. Menurutnya, para pelaku usaha mulai memahami bahwa tanpa identitas resmi, ruang gerak untuk mengembangkan skala bisnis akan menjadi sangat terbatas.
NIB sendiri memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar tanda daftar. Dengan mengantongi legalitas, pelaku usaha mendapatkan akses ke berbagai kemudahan, mulai dari perluasan jaringan pasar hingga peluang kolaborasi dengan mitra strategis dan lembaga keuangan. Hal ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha mikro dan kecil yang kini jauh lebih percaya diri dalam mengelola serta memperkuat posisi tawar bisnis mereka.
Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya menjadi fasilitator yang andal dengan memanfaatkan sistem Online Single Submission (OSS). Digitalisasi layanan ini menjadi kunci utama agar akses legalitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Riduansah menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mendampingi masyarakat agar NIB benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi.
Selain menguntungkan bagi pemilik bisnis, peningkatan kepemilikan NIB ini juga membantu pemerintah dalam memetakan data ekonomi daerah. Dengan data yang akurat, kebijakan pengembangan ekonomi ke depan dapat disusun secara lebih tepat sasaran. Melalui sosialisasi yang masif, DPMPTSP Samarinda berharap tercipta iklim usaha yang tertib administrasi, berdaya saing tinggi, dan mampu memberikan dampak kesejahteraan yang lebih luas bagi warga Samarinda. (*)
Editor : Indra Zakaria