Setelah sebulan diliburkan, Borneo FC Samarinda kembali berlatih bersama. Agenda perdana mereka terlaksana di Borneo FC Training Centre, kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (29/6) sore.
Sebanyak 22 pemain hadir, wajah lama maupun baru berbaur untuk bersiap menghadapi musim depan yang akan semakin kompleks. Ya, musim ini, Pesut Etam akan ketambahan agenda. Selain kompetisi reguler, mereka juga akan berjuang di ASEAN Club Championship. Belum lagi ada wacana PSSI untuk menggulirkan kembali Piala Liga Indonesia.
Artinya, ada tiga kompetisi yang harus mereka hadapi pada musim ini, yang mana itu akan sangat membutuhkan komposisi tim yang solid dan selalu prima. Pada sesi latihan perdana itu, pemain yang dipertahankan dari musim lalu masih mendominasi. Dilengkapi pula dengan para pemain lokal yang baru direkrut, seperti Erwin Gutawa dan Gavin Kwan Adsit.
“Untuk para pemain asing, mereka masih belum bisa bergabung, karena terkendala dengan urusan visa. Sistemnya bermasalah seperti yang beberapa hari ini banyak diberitakan,” jelas pelatih Borneo FC Samarinda Pieter Huistra.
Langit yang teduh disertai gerimis ringan begitu mendukung terbangunnya sesi latihan yang ringan dan menyenangkan. “Pemain tampak menikmati hari pertama ini. Apalagi mereka dalam energi yang sudah fully recharged.”
Libur sebulan terakhir menjadi ajang mereka refleksi diri atas capaian yang diraih pada musim lalu. Kemudian mengevaluasinya untuk menjadi lebih kuat pada musim mendatang.
“Pemain pergi dan datang. Tentu kita sangat berharap yang baru datang memiliki kualitas lebih baik dari sebelumnya, karena itu esensi utamanya.”
“Kemudian memadukan mereka, membuat mereka memahami apa itu Borneo Style, sehingga memudahkan kami untuk menerapkan taktik dan menjalankan gameplan,” terang pelatih beraspor Belanda itu. (*)
Editor : Indra Zakaria