PROKAL.CO, SAMARINDA- Borneo FC Samarinda membuktikan diri sebagai kekuatan paling konsisten di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. Hingga pekan ke-16, tim berjuluk Pesut Etam ini masih kokoh bertengger di puncak klasemen sementara dengan koleksi 37 poin. Catatan mentereng 12 kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah membawa anak asuh Fabio Lefundes menjadi kandidat kuat juara paruh musim.
Perjalanan Borneo FC musim ini sempat diwarnai periode emas dengan menyapu bersih poin sempurna di sebelas laga awal. Meski sempat tersandung oleh Bali United di pekan ke-12 dan mengalami tren tanpa kemenangan dalam tiga partai setelahnya, semangat juang tim Samarinda ini kembali bangkit. Kemenangan krusial 2-1 atas PSM Makassar pada laga terakhir menjadi sinyal kuat bahwa Pesut Etam telah kembali ke jalur juara.
Secara statistik, lini serang Borneo FC tampil sangat menakutkan dengan torehan 31 gol, menempel ketat produktivitas Malut United dan Persija Jakarta. Namun, kekuatan sesungguhnya bukan hanya pada jumlah gol, melainkan pertahanan yang sangat solid. Gawang Borneo FC tercatat hanya kebobolan 14 kali sepanjang musim, dengan tujuh pertandingan di antaranya berakhir dengan catatan tanpa kebobolan atau clean sheet.
Keunggulan utama tim kebanggaan warga Samarinda ini terletak pada distribusi gol yang sangat merata. Meski Mariano Peralta memimpin daftar skor tim dengan 9 gol, ancaman juga datang dari pemain lain seperti Joel Vinicius yang mengoleksi 7 gol, Douglas Coutinho dengan 5 gol, dan Juan Villa dengan 4 gol. Strategi ini membuat lawan kesulitan melakukan penjagaan karena ancaman bisa muncul dari lini manapun.
Pelatih Fabio Lefundes menegaskan bahwa filosofi timnya adalah kolektivitas di atas segalanya. Baginya, di skuat Borneo FC saat ini tidak ada istilah "pahlawan tunggal". Setiap kemenangan adalah hasil kerja keras seluruh unit, begitu pun saat menghadapi kegagalan. Lefundes menekankan bahwa ketergantungan pada satu pemain adalah hal yang dihindari, karena setiap individu di lapangan saling menunjang satu sama lain.
Senada dengan sang pelatih, Joel Vinicius yang baru saja mencetak dua gol ke gawang PSM, menekankan bahwa peran utamanya adalah membantu tim meraih kemenangan, baik melalui gol maupun assist. Kerjasama tim yang harmonis dan mentalitas "bekerja bersama" inilah yang kini menjadi fondasi kokoh Borneo FC untuk terus melaju kencang di sisa kompetisi musim 2026. (*)
Editor : Indra Zakaria